BMKG Tarakan Ungkap Kenaikan Muka Air Laut Signifikan
- 22 Jul 2026 11:01 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Stasiun Meteorologi Kelas III Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Tarakan mengungkapkan adanya data kenaikan muka air laut yang signifikan setiap tahunnya di wilayah perairan setempat akibat dampak nyata dari perubahan iklim global.
Fenomena alam tersebut turut memicu peningkatan frekuensi kejadian banjir rob atau pasang air laut maksimum yang kini semakin sering dirasakan langsung oleh masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir Kota Tarakan dalam kurun waktu terakhir ini.
Kepala BMKG Kota Tarakan, Muhammad Sulam Hilmi, menjelaskan bahwa rata-rata laju kenaikan muka air laut global akibat pencairan es di kutub tercatat mencapai angka sekitar 3,4 milimeter per tahun berdasarkan hasil pengamatan dan perhitungan ilmiah lembaganya.
Menurut Sulam Hilmi, siklus banjir rob di daerah pesisir umumnya berpotensi terjadi dua kali dalam sebulan, yakni bertepatan dengan periode awal bulan penanggalan Hijriah serta saat fase bulan purnama ketika posisi massa edar bulan berada pada titik terdekat dengan bumi.
Selain faktor pasang air laut, pihak BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi yang disebabkan oleh dampak tidak langsung dari kemunculan bibit siklon tropis di belahan bumi utara.
"Jadi, kalau itu ya kentongan, jadi memberi tanda lah kepada masyarakat, adapun masyarakat mau melaut atau tidak kami tidak berhak melarang," ujar Kepala BMKG Kota Tarakan, Muhammad Sulam Hilmi, saat memberikan penjelasan terkait fungsi peringatan dini cuaca di studio RRI Tarakan.
Ia menambahkan bahwa masyarakat awam maupun nelayan lokal sebenarnya sudah sangat memahami karakteristik perubahan cuaca dan pasang surut air laut harian karena telah terbiasa hidup berdampingan langsung dengan kondisi geografis wilayah kepulauan tersebut.
Melalui penyampaian informasi cuaca yang akurat dan rutin diperbarui, pihak BMKG berharap masyarakat Kota Tarakan dapat memanfaatkannya sebagai langkah antisipasi dini guna meminimalisir segala bentuk risiko kerugian yang diakibatkan oleh dinamika cuaca ekstrem.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....