Gedung Baru SRT 59 Tarakan Hampir Rampung, Rencana Pindah Akhir Juli

  • 11 Jul 2026 07:41 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN: Pembangunan gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 59 Tarakan hampir rampung. Targetnya, proses pindah bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 60 hari.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is usai saat menghadiri Open House di halaman SRT 59 Tarakan, Kompleks LLK Tarakan, Jumat (10/7/2026).

“Sudah di cross-check. Beberapa fasilitas utama sudah bisa digunakan. Listrik sudah masuk, air minum sudah ada. Fisik gedung sudah naik semua. Sampai September diyakinnya sudah 100 persen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, fasilitas pendukung ini penting. Karena sistem asrama membutuhkan dukungan listrik dan air yang memadai untuk kegiatan belajar dan tinggal siswa.

Ibnu Saud juga meluruskan bahwa Sekolah Rakyat memang dikhususkan untuk anak dari keluarga sangat miskin. Berbeda dengan Sekolah Nasional Terintegrasi yang rencananya akan dibangun di Tarakan. Sekolah ini boleh diakses seluruh warga Tarakan.

“Di mana ada sekolah dibangun Rp250 miliar tapi hanya untuk masyarakat sangat miskin. Kalau tidak miskin tidak bisa. Nanti ada juga Sekolah Nasional Terintegrasi, itu fasilitasnya lebih lagi dan hanya untuk warga Tarakan,” jelasnya.

Ia berharap, dengan bukti nyata di lapangan, masyarakat semakin percaya bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek, tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang berkarakter dan mandiri.

“Keajaiban pendidikan itu luar biasa. Kita lihat saja nanti bagaimana perkembangan di tahun-tahun yang akan datang,” pungkas Ibnu Saud.

Hal senada juga Kepala SRT 59 Tarakan, Marisa Aulia. Bahkan informasi yang ia peroleh, ditargetkan pemindahan kegiatan belajar mengajar pada akhir Juli nanti.

"Untuk pindah itu kalau melihat kesiapan gedung, baru bisa nanti di tanggal 30 atau 31 Juli ini," ujar Marisa Aulia.

Menurutnya, fasilitas pendukung seperti air dan listrik sudah tersedia. Tinggal menunggu rampungnya pembangunan gedung.

Ia sendiri mengaku optimistis bisa pindah sesuai target. Karena dari pihak pemerintah juga optimis bisa selesai tepat waktu.

Mantan Guru SMPN 2 Tarakan ini menambahkan encananya kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan dilaksanakan di gedung baru. Dilanjutkan dengan kegiatan belajar mengajar. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....