Sekolah Rakyat Rintisan Tarakan Baru Jaring 170 Calon Murid Baru

  • 06 Jul 2026 15:50 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN -Proses penjaringan calon peserta didik untuk Sekolah Rakyat Rintisan Tarakan terus bergerak dinamis.

Berbeda dengan sekolah reguler yang menggunakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Sekolah Rakyat menerapkan sistem penjangkauan (outreach) langsung ke lapangan.

Hingga saat ini, tim dari Kementerian Sosial telah berhasil menjaring 170 calon siswa.

Wakil Kepala Sekolah Rakyat Bidang Kesiswaan, Susana Ines Ritan, menjelaskan bahwa sistem penerimaan ini melibatkan penuh pihak Kementerian Sosial melalui tim Program Keluarga Harapan (PKH).

Langkah ini diambil demi memastikan bantuan pendidikan jatuh ke tangan yang tepat.

"Kami bukan membuka pendaftaran di mana siswa datang ke sekolah, melainkan sistem penjangkauan langsung oleh tim Dinas Sosial, seperti tim PKH. Mereka bergerak berbasis data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) untuk menjangkau anak-anak yang berada di kategori Desil-1 dan Desil-2 (kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah). Sekolah ini memang diperuntukkan khusus untuk mereka agar tepat sasaran," ujar Susana Ines didampingi Humas, Sherly Jelita Putri.

Dari target kuota yang ditetapkan sebanyak 270 siswa yang dibagi rata masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, jumlah yang terkumpul saat ini baru menyentuh angka 170 anak.

Mengingat masih ada kekurangan kuota sekitar 98 siswa, Susana menegaskan bahwa proses penjangkauan di lapangan akan terus dilakukan oleh tim Kemensos hingga menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Ketika ditanya mengenai kendala spesifik dan hasil penjangkauan di lapangan, Susana enggan berkomentar banyak.

"Untuk kendala teknis itu ranah tim penjangkauan. Kapasitas kami di sekolah adalah menerima data riil siswa yang lolos verifikasi dari mereka," pungkas Susana. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....