AKBP Erwin S Manik Pindah Tugas ke Polda Kaltara

  • 02 Jul 2026 19:26 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN - Tampuk kepemimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Tarakan bersiap mengalami pergantian. Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, mengonfirmasi bahwa dirinya telah menerima surat perintah perpindahan tugas yang baru.

Setelah mengabdi selama satu tahun dua bulan di Bumi Paguntaka, ia bersama keluarga akan bergeser mengemban amanah baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Kalimantan Utara (Kaltara).

Selama masa kepemimpinannya, AKBP Erwin dikenal sebagai sosok yang mengedepankan komunikasi dua arah dan sinergitas. Menjelang masa transisinya, ia membagikan sejumlah capaian, pesan penting untuk jajaran anggota, hingga kesan mendalam yang dirasakan selama bertugas di Tarakan.

Menurutnya, kunci utama kondusivitas di Kota Tarakan adalah kolaborasi. Ia selalu menekankan pentingnya pendekatan yang humanis kepada seluruh elemen masyarakat.

"Prinsipnya Polri tidak mampu bekerja sendiri. Karena itu, selama tugas di Polres Tarakan, kami selalu mengedepankan pendekatan kepada seluruh stakeholder, baik dari unsur pemerintahan maupun tokoh-tokoh masyarakat," ujar AKBP Erwin S. Manik, Rabu (1/7/2026).

Selain sinergitas antarlembaga, di bawah komandonya, Polres Tarakan juga membuka lebar sumbatan komunikasi antara polisi dan warga.

Dua program utama yang sukses diterapkan adalah optimalisasi Call Center 110 Polri dan layanan pengaduan via WhatsApp yang beroperasi penuh selama 24 jam dengan operator khusus.

Kendati sukses membangun komunikasi yang cair, Erwin mengakui masih ada tantangan yang harus terus dioptimalkan oleh kapolres berikutnya, khususnya dalam memberikan kepastian hukum terkait penanganan laporan masyarakat.

Pihaknya tidak menampik adanya kendala klasik seperti keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga anggaran. Namun, Erwin memberikan formula khusus yang terbukti ampuh menekan komplain warga selama menjabat, yaitu transparansi informasi perkembangan perkara.

"Kuncinya adalah komunikasi berkala. Polri diharapkan bisa lebih dekat, khususnya kepada masyarakat yang telah melaporkan permasalahannya. Perkembangan kasus harus disampaikan secara berkala. Hal ini terbukti efektif menurunkan tingkat komplain dan justru meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri," jelas Erwin.

Saat ditanya mengenai hal yang paling berkesan dan akan selalu dikenang selama 14 bulan bertugas di Tarakan, Erwin tersenyum. Karakter Tarakan sebagai kota administratif kepulauan yang kompak memberikan pengalaman personal yang sangat positif baginya.

"Saya bangga dan senang bertugas di sini. Karena wilayahnya kepulauan, hampir rata-rata warga di sini saling mengenali satu sama lain. Bahkan anggota kita banyak yang tahu, Oh, ini keluarganya si Anu. Modal saling mengenal inilah yang membuat kita lebih cepat dan mudah mencari solusi terbaik (fasilitator) jika ada riak atau permasalahan di lapangan, sehingga masalah tidak berlarut-larut," pungkas Erwin. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....