Atasi Masalah Sosial, Al-Marhamah Luncurkan Sekolah Lansia S1-S3
- 02 Jul 2026 13:19 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID. TARAKAN - Yayasan Al Marhamah meluncurkan program inovatif Sekolah Lansia untuk jenjang S1, S2, dan S3 pada Kamis (2/7/2026).
Acara peluncuran kelas perdana ini berlangsung khidmat di Ruang Pertemuan Asrama Haji Transit Kaltara di Kompleks Islamic Center Tarakan.
Launching diresmikan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan, Arbain. Program ini hadir sebagai respons nyata terhadap fenomena sosial. Jumlah populasi lanjut usia (lansia) terus meningkat, namun tidak diimbangi dengan pertumbuhan jumlah lembaga atau SDM yang mengelolanya.
HRD Yayasan Al Marhamah, Abdunnur Razaki, menjelaskan bahwa istilah S1, S2, dan S3 dalam program ini merupakan standardisasi jenjang kurikulum pemberdayaan lansia, bukan gelar akademik formal.
Masing-masing jenjang memiliki fokus pembelajaran yang berbeda. Jenjang S1 (10 pertemuan), berfokus pada kemandirian lansia serta edukasi mengenai pemahaman kesehatan dasar.
Sedangkan jenjang S2 (8 pertemuan): Lebih banyak diisi dengan aktivitas fisik, kegiatan luar ruangan (outgoing ke alam), dan rekreasi yang menyenangkan (happy-happy).
Sementara jenjang S3 berfokus pada produktivitas, para lansia diajak untuk melahirkan sebuah karya nyata, baik berupa produk maupun karya lainnya.
"Untuk tahun 2026 ini, seluruh pertemuan akan dirapel dan dijadwalkan para peserta dari jenjang S1, S2, dan S3 akan melaksanakan wisuda bersama pada bulan Januari tahun depan," ujar Abdunnur Razaki.
Meskipun program ini mengenal istilah kelompok usia seperti Jelita (Jelang 50 Tahun) dan Lolita (Lolos 50 Tahun/usia 58 tahun), Yayasan Al Marhamah menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan lansia yang telah menginjak usia 60 tahun ke atas.
Sebelum mengikuti kelas, para peserta wajib melewati proses screening ketat yang meliputi pemeriksaan tinggi badan, berat badan, serta cek kesehatan menyeluruh.
Saat ini, kuota pendaftaran dikelola secara profesional dan terjadwal guna mengantisipasi absensi peserta agar proses belajar mengajar berjalan efektif tanpa ada yang membolos. Paling menarik, seluruh program Sekolah Lansia ini tidak dipungut biaya pendaftaran sama sekali (gratis).
Pada tahun lalu, Sekolah Lansia Al Marhamah telah berhasil mewisuda sebanyak 30 lansia di jenjang S1 yang kini melanjutkan ke jenjang S2.
Sementara untuk angkatan baru S1 tahun ini, tercatat sudah ada sekitar 20 lansia yang bergabung.
"Saat ini program baru mencakup wilayah Lingkas Ujung. Ke depan, kami berharap program Sekolah Lansia ini bisa segera dibuka dan menyebar di wilayah Kota Tarakan lainnya, bahkan hingga ke seluruh wilayah Kalimantan Utara," imbuh Abdunnur.
Usai launching dilanjutkan kelas perdana. Suasana terlihat hangat dan tertib. Ruang pertemuan dibagi menjadi dua sektor utama: barisan lansia perempuan di sebelah kiri dan lansia laki-laki di sebelah kanan.
Yayasan Al Marhamah langsung menghadirkan pemateri dari Heksan Nursing Center. Para lansia diberikan pelatihan praktis mengenai gerakan pijat akupresur (acupressure) dan pijat (massage) sederhana.
Pelatihan ini bertujuan agar para lansia secara mandiri dapat melatih organ tubuh mereka agar tetap aktif bergerak dan menjaga kebugaran fisik mereka sehari-hari. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....