Wawali Sebut Polri Mampu Jawab Tantangan Tarakan Kota dengan Tantangan Kompleks
- 01 Jul 2026 19:31 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN: Momentum Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada Rabu (1/7/2026) menjadi ajang refleksi penting bagi sinergitas instansi di Bumi Paguntaka.
Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, memberikan apresiasi mendalam terhadap kinerja Polri, khususnya jajaran Polres Tarakan, yang dinilai semakin profesional dalam menjaga kondusivitas kota.
Menurut Ibnu Saud, peringatan HUT Polri ini tidak boleh sekadar dimaknai sebagai agenda seremonial atau baris-berbaris belaka. Lebih dari itu, tuntutan zaman mengharuskan kehadiran korps baju cokelat yang semakin tangguh.
"Dari hari ke hari, kebutuhan kita untuk Polri yang kuat, profesional, adaptif, dan responsif itu menjadi semakin nyata dan signifikan," ujar Ibnu Saud usai menghadiri upacara peringatan.
Menjawab Tantangan Geografis Tarakan
Sebagai kota transit, Tarakan memiliki karakteristik wilayah yang unik dengan dinamika sosial yang tinggi. Ibnu Saud menggarisbawahi bahwa posisi geografis Tarakan membuat kota ini menjadi titik pertemuan berbagai pergerakan.
Tarakan menjadi jalur perlintasan orang, barang, hingga perputaran ideologi. Selain itu, berbagai potensi tindak kriminal yang belum tentu ditemukan di daerah lain, justru menjadi tantangan nyata di Tarakan, salah satunya adalah kasus perdagangan manusia (human trafficking).
Karena itu, peran aktif Polres Tarakan dalam memetakan dan mengantisipasi kerawanan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ibnu Saud juga mengapresiasi gaya kepemimpinan Kapolres, AKBP Erwin S. Manik yang dinilai mampu merangkul semua elemen.
Secara khusus, Ibnu Saud memuji pola interaksi dan komunikasi yang dibangun oleh Kapolres Tarakan beserta jajarannya. Hubungan kerja antara kepolisian dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dinilai berjalan sangat harmonis.
Selama roda kepemimpinan kapolres saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Tarakan relatif berjalan aman dan kondusif berkat koordinasi yang tertata rapi.
"Semua relatively berjalan baik, kondusif, dan hubungan betul-betul baik. Terjadi koordinasi dan sinkronisasi di antara semua unsur yang ada di Kota Tarakan," jelasnya.
Ibnu Saud menambahkan bahwa Polri di Tarakan sukses menempatkan diri sebagai pengayom yang inklusif. Tidak hanya merangkul sesama aparatur sipil dan militer, tetapi juga menyentuh akar rumput.
Sinergi kokoh dengan unsur militer (TNI) dan Pemkot, pendekatan persuasif kepada tokoh masyarakat serta ruang dialog yang terbuka dengan kelompok mahasiswa.
"Semua berupaya dirangkul di zaman beliau. Dan kami berharap agar prestasi dan pola pendekatan ini bisa terus dipelihara serta dilanjutkan ke depannya," pungkas Ibnu Saud. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....