Sasar Ratusan Pelajar-Mahasiswa Kaltara, Mafindo Gelar Pelatihan 'AI Ready ASEAN'
- 29 Jun 2026 15:50 WIB
- Tarakan
Poin Utama
- Meningkatkan literasi Kecerdasan Artifisial (KA) bagi siswa SMA/SLTA sederajat dan mahasiswa dalam kerangka AI Ready ASEAN
- Mendorong pemanfaatan KA secara etis, kritis, dan bertanggung jawab di kalangan generasi muda sebagai bagian dari agenda AI Ready ASEAN
- Memperkuat kesiapan peserta didik dalam menghadapi tantangan dan peluang di era KA menuju ASEAN yang inklusif dan berdaya saing digital
RRI.CO.ID, TARAKAN – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) sukses menggelar pelatihan berskala regional bertajuk "AI Ready ASEAN" secara daring. Kegiatan ini menyasar ratusan siswa SMA/SLTA sederajat hingga mahasiswa di seluruh Bumi Benuanta guna mendongkrak literasi Kecerdasan Artifisial (KA).
Program global yang merupakan kelanjutan kemitraan strategis antara ASEAN Foundation dan Google.org ini digelar serentak di 10 negara ASEAN dengan target memberdayakan lebih dari 5,5 juta warga. Di Indonesia, Mafindo bergerak sebagai salah satu Learning Implementation Partner (LIP) resmi.
Koordinator Wilayah MAFINDO Kaltara, Dr. Nurasikin, S.HI., M.H., CPM, menegaskan bahwa antusiasme generasi muda di Kaltara sangat tinggi dalam menyambut teknologi masa depan ini.
"Keberhasilan program AI Ready ASEAN ini menjadi tonggak penting bagi Kalimantan Utara. Dengan membekali ratusan pelajar dan mahasiswa, Kaltara semakin memantapkan posisinya dalam kontribusi nasional untuk menyiapkan SDM yang siap teknologi," ujar Nurasikin kepada RRI Senin (29/6/2026).

Diikuti 280 Peserta, Kupas Tuntas 4 Modul Utama
Digelar interaktif via platform Zoom, tercatat sebanyak 280 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kaltara terlibat aktif. Tak hanya mendengarkan teori, para peserta juga dibekali praktik langsung melalui Campaign One Hour Code dan pengerjaan modul mandiri via Learning Management System (LMS) ASEAN Foundation.
Ada 4 modul krusial yang dikupas tuntas dalam pelatihan ini:
- AI Fundamental: Mengenal konsep dasar kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari.
- AI Usage & Implementation: Praktik memanfaatkan alat (tools) AI secara taktis untuk mendongkrak produktivitas dan kreativitas pelajar.
- AI Ethics, Privacy & Security: Menekankan pentingnya menggunakan AI secara etis, melindungi privasi data, serta menjaga keamanan digital.
- Teaching About AI: Modul khusus bagi Master Trainer dalam merancang ekosistem pelatihan literasi AI lanjutan.
Cetak Generasi Kritis dan Bertanggung Jawab
Nurasikin menambahkan, tantangan era digital saat ini bukan lagi sekadar tahu cara menggunakan teknologi, melainkan bagaimana memanfaatkannya secara kritis agar tidak menjadi bumerang—terutama dalam menangkal hoaks berbasis AI yang kian marak.
"Kita ingin mendorong pemanfaatan KA secara etis dan bertanggung jawab. Ini langkah konkret kita mendukung visi Indonesia sebagai kekuatan digital terkemuka di kawasan Asia Tenggara," lanjutnya.
Kelas intensif ini dipandu oleh empat trainer kompeten, yakni Borohim Harahap, Alma Morino, Muammar, dan Aswan, dengan Rahmatan bertindak sebagai Person in Charge (PIC) di lapangan. Melalui pelatihan terstruktur ini, pelajar Kaltara diharapkan siap bersaing secara inklusif di kancah digital regional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....