Satgas MBG Temukan Kekurangan Fasilitas SPPG, Pengawasan Ketat Disiapkan

  • 25 Jun 2026 17:17 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bulungan menemukan sejumlah kekurangan pada sarana dan prasarana pendukung di beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan menjalankan program MBG.

Temuan tersebut terungkap dalam kegiatan pembinaan dan sosialisasi yang dilakukan Satgas MBG menjelang operasional program, Kamis (25/6/2026).

Sekretaris Daerah Bulungan, Risdianto, menegaskan kunjungan dilakukan untuk memastikan seluruh penyelenggara SPPG memahami standar operasional dan mampu menjalankan layanan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Satgas MBG melaksanakan pembinaan kepada seluruh SPPG di Kabupaten Bulungan. Kami memastikan penyelenggara memahami aturan, prosedur, dan standar yang harus dipenuhi sebelum program ini berjalan,” kata Risdianto.

Dari hasil pemeriksaan lapangan, Satgas menemukan masih terdapat beberapa aspek fasilitas pendukung yang perlu segera dibenahi agar operasional program dapat berjalan optimal.

Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan sarana pendukung, termasuk sistem pengelolaan limbah dan fasilitas penunjang lainnya.

“Memang kami menemukan beberapa hal yang masih perlu disempurnakan terkait sarana dan prasarana pendukung operasional. Catatan ini menjadi perhatian agar ketika program berjalan tidak menimbulkan kendala di lapangan,” tegasnya.

Risdianto menjelaskan, Satgas belum dapat melakukan evaluasi terhadap kualitas distribusi maupun penyajian makanan karena kegiatan MBG belum berjalan akibat masih berlangsungnya masa libur sekolah.

Namun demikian, aspek tersebut akan menjadi fokus pengawasan setelah SPPG mulai beroperasi.

“Nanti saat operasional berjalan, kami akan melihat langsung bagaimana pemenuhan standar makanan, proses produksi, hingga pelayanan yang diberikan kepada para penerima manfaat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bulungan, lanjutnya, tidak hanya berhenti pada tahap pembinaan.

Pengawasan dan pengendalian akan dilakukan secara berkala dengan melibatkan seluruh perangkat daerah dan unsur teknis terkait sesuai tugas masing-masing.

Satgas MBG juga akan melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan baik, mulai dari kesiapan fasilitas, kualitas makanan, hingga pelayanan kepada siswa. Karena itu pembinaan, pengawasan, dan pengendalian akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan,” pungkasnya. (rln)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....