Progres Capai 5 Persen, Terhambat Penolakan Warga

  • 20 Jun 2026 11:06 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan mencatat progres pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 telah mencapai kisaran 5 persen setelah efektif berjalan selama lima hari.

Agenda 10 tahunan ini telah dimulai sejak 15 Juni dan akan berakhir pada 31 Agustus atau kurang lebih 2,5 bulan.

Meski terus bergerak positif, petugas di lapangan bukan tanpa hambatan. Salah satunya adalah aksi penolakan dari sebagian warga.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tarakan, Umar, mengungkapkan bahwa target yang dibebankan kepada petugas terhitung cukup tinggi.

Setiap petugas ditargetkan mampu mendata 12 responden atau keluarga per hari. Proses pencacahan satu keluarga sendiri bisa memakan waktu hingga satu jam jika keluarga tersebut memiliki unit usaha.

"Hingga pagi ini progres di Kota Tarakan tercatat sekitar 5 persen. Kami terus menghitung progres selanjutnya dan berharap dukungan luas dari masyarakat agar petugas kami dapat diterima dengan baik," ujar Umar ditemui usai mendampingi petugas melaksanakan sensus di kediaman rumah jabatan Wali Kota Tarakan, Sabtu (20/2026).

Mengenai kendala, Umar tidak menampik adanya penolakan dari sejumlah pemilik usaha atau keluarga berdasarkan hasil evaluasi mingguan (weekly briefing).

Mayoritas warga yang enggan didata merasa ketakutan jika data sensus dikaitkan dengan penarikan pajak atau bakal menggeser status sosial ekonomi mereka yang berdampak pada hilangnya bantuan sosial (bansos).

"Kami tegaskan bahwa BPS hanya mendata karakteristik sosial ekonomi masyarakat. Data ini tidak ada kaitannya dengan sanksi pajak atau penghapusan bansos secara sepihak," tegas Umar.

Untuk mengatasi penolakan tersebut, BPS Tarakan menerapkan strategi pendekatan berjenjang. Jika pendata lapangan gagal meyakinkan warga, pengawas (supervisor) akan turun melakukan pendekatan persuasif.

Apabila masih buntu, tim organik BPS hingga Kepala BPS Tarakan sendiri yang akan mendatangi langsung warga atau pelaku usaha yang menolak tersebut.

Umar berharap dukungan semua pihak agar sensus ekonomi ini berjalan lancar dan menghasilkan data sesuai yang diharapkan, sekaligus mendukung petugas melaksanakan sensus ekonomi. Sebab pihaknya dinilai berhasil apabila bisa mendatangi dan mendata setiap rumah. (Rajab)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....