Gudang di Pelabuhan Malundung Terbakar, PMK Kerahkan Belasan Personel
- 19 Jun 2026 09:43 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Kebakaran melanda sebuah bangunan yang dijadikan gudang di kawasan objek vital Pelabuhan Malundung, Tarakan, pada Kamis malam (18/6/2026).
Untuk menjinakkan api, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMK) Tarakan mengerahkan belasan personel dan sejumlah armada suplai ke lokasi kejadian.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan PMK) Tarakan, Sofyan, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut pada pukul 19.49 WITA.
Menanggapi laporan di wilayah khusus tersebut, personel dari sektor barat langsung bersiap dan meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).
"Karena ini wilayah khusus, tim kami dijemput langsung oleh pihak security dan tim fire Pelindo serta Pertamina untuk langsung melakukan pemadaman. Saat kami tiba, kondisi api masih menyala," ujar Sofyan saat memberikan keterangan, Jumat (19/6/2026).
Sebelum petugas PMK tiba, pihak Pelindo sebenarnya telah melakukan tindakan awal menggunakan unit pemadam milik mereka. Namun, karena keterbatasan suplai air, api belum dapat ditanggulangi sepenuhnya.
"Teman-teman dari Pelindo sudah melakukan tindakan awal karena mereka punya unit juga, cuma mungkin suplai airnya terbatas. Makanya kami hadir untuk melakukan backup
suplai air dan pemadaman," jelas Sofyan.
Setelah bersinergi di lapangan, api akhirnya berhasil dikendalikan dalam waktu yang relatif singkat. Sofyan mengaku butuh waktu kurang lebih 20 menit memadamkan api. Setelah itu dilakukan pendinginan untuk memastikan situasi benar-benar aman dan tidak ada titik api yang tersisa.
PMK Tarakan menurunkan sedikitnya 17 personel dengan dukungan 4 unit armada. Terdiri dari 2 unit dari sektor barat (1 fire, 1 suplai) dan 1 unit suplai kapasitas 10 ton dari Mako Kampung Satu serta 1 unit fire.
Informasi yang diperolehnya, bangunan tersebut dulunya merupakan kantor administrasi pelabuhan yang kini dialihfungsikan menjadi gudang. Kondisi bangunan dilaporkan mengalami kerusakan cukup signifikan dampak kebakaran.
"Kalau perkiraan kondisi kerusakan bangunan mencapai 80 persen. Beruntung api tidak sampai merembet ke bangunan lain. Untuk total kerugian materiil, kami belum bisa pastikan, nanti mungkin bisa dikonfirmasi langsung ke pihak Pelindo karena mereka melakukan investigasi sendiri," tambah Sofyan.
Meski sempat terkendala kondisi medan yang gelap di sekitar lokasi, proses pemadaman berjalan lancar berkat komando terpadu dari pihak Pelindo yang mengarahkan petugas masuk dari sisi depan dan belakang bangunan.
Selain PMK Tarakan dan tim internal Pelindo, sejumlah unsur terkait juga turun tangan mengamankan situasi di lapangan. Seperti Tim Fire Pertamina, Palang Merah Indonesia (PMI), Babinsa dan Bhabinkamtibmas, personel dari Polres Tarakan dan tim dari sektor timur.
Untuk dugaan penyebab kebakaran, Sofyan enggan berkomentar. Ia menyerahkan kepada aparat terkait dan Pelindo selaku pengelola Pelabuhan Malundung. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....