Sebanyak 102 Kontingen Pesparawi Dilepas Pemprov Kaltara, Targetkan Tiga Emas
- 18 Jun 2026 15:36 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) secara resmi melepas kontingen yang akan berkompetisi dalam Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Kota Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (18/6/2026). Sebanyak 102 orang, yang terdiri atas peserta, ofisial, pendamping, dan pengurus diberangkatkan untuk membawa nama baik Bumi Benuanta di ajang tingkat nasional tersebut.
Gubernur Kaltara, Dr. Zainal Arifin Paliwang, memberikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kaltara, para pelatih, pembimbing, serta pihak-pihak lain yang telah mempersiapkan kontingen dengan penuh dedikasi.
"Pesparawi bukan sekadar perlombaan seni paduan suara gerejawi, tetapi juga merupakan wadah pembinaan iman, penguatan karakter, pengembangan bakat dan kreativitas, serta sarana mempererat persaudaraan melalui seni dan pujian," ujarnya.
Keberangkatan kontingen ini, tambah Gubernur Zainal, membawa tanggung jawab besar bagi para peserta sebagai duta Kalimantan Utara. Mereka tidak hanya membawa kemampuan dan talenta terbaik, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya, nilai-nilai persaudaraan, serta semangat keberagaman yang menjadi kekuatan utama provinsi tersebut.
"Kami minta seluruh kontingen menjaga kesehatan, disiplin, kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama berkegiatan di Manokwari. Para peserta diminta untuk tampil dengan percaya diri tetapi tetap rendah hati dan menjaga perilaku yang baik dimanapun berada. Keikutsertaan mereka, menurutnya, bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antardaerah sekaligus menunjukkan potensi sumber daya manusia Kaltara yang unggul," kata dia.
Gubernur juga mengimbau para pelatih dan ofisial untuk terus mendampingi dan membina peserta selama proses perlombaan sehingga seluruh agenda dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal.
"Saya optimistis bahwa dengan kerja keras, disiplin, doa, dan semangat bersama, kontingen Kaltara dapat meraih hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Apa pun hasilnya nanti, Gubernur menegaskan bahwa seluruh kontingen telah menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Utara," ucap Zainal.
Ketua Umum LPPD Kaltara, Norhayati Andris, mengungkapkan bahwa upacara pelepasan oleh gubernur menjadi tanda dukungan penuh pemerintah terhadap perjuangan kontingen. Persiapan menuju Pesparawi Nasional sendiri sudah dimulai sejak dua tahun lalu. Awalnya, ajang ini direncanakan berlangsung pada 2025 namun ditunda ke tahun 2026 karena efisiensi anggaran nasional.
"Penundaan ini justru memberi waktu tambahan bagi para peserta untuk meningkatkan persiapan mereka hingga matang. Ia juga menjelaskan bahwa semua peserta adalah hasil seleksi ketat yang dilakukan di tingkat provinsi pada 2025 di Kabupaten Malinau," ungkapnya.
LPPD Kaltara menargetkan untuk membawa pulang tiga medali emas pada Pesparawi Nasional XIV. Ini meningkat dari capaian sebelumnya yang hanya menghasilkan satu medali emas. Beberapa kategori andalan adalah Solo Anak, Solo Dewasa, Musik Pop Gerejawi (Malinau), dan Paduan Suara Anak (Nunukan).
"Kami harap para peserta dapat tampil maksimal dengan memanfaatkan persiapan yang sudah dilakukan. Ia juga mengajak masyarakat Kalimantan Utara untuk terus memberikan doa dan dukungan agar kontingen membawa pulang prestasi membanggakan," harapnya.
Meski persaingan diperkirakan akan ketat, terutama dari tuan rumah Papua Barat dan Jawa Tengah yang sebelumnya menjadi juara umum, pihaknya tetap optimistis para peserta dari Kaltara mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Dukungan moral dan semangat telah menjadi bagian penting dari kesiapan para peserta untuk bertanding dan mengharumkan nama Kalimantan Utara di tingkat nasional. (CRZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....