Sekolah Nasional Terintegrasi Prioritaskan Siswa Lokal Berprestasi
- 17 Jun 2026 14:55 WIB
- Tarakan
RRI. CO.ID, Taralan - Salah satu keunggulan Sekolah Nasional Terintegrasi ini adalah keberpihakannya pada pemuda daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Tarakan, Tamrin Toha menjelaskan perbedaan mendasar antara sekolah ini dengan Sekolah Unggul Garuda yang juga merupakan program pusat adalah pada prioritas penerimaan siswanya.
Jika Sekolah Unggul Garuda cakupan rekrutmennya terbuka untuk siswa dari seluruh Indonesia, maka Sekolah Nasional Terintegrasi Khusus mengakomodasi anak-anak di daerah setempat (lokal Tarakan).
Target siswa prestasi nasional yaitu siswa berprestasi akademik/non-akademik lokal kategori desil 4-8.
"Presiden menginginkan jangan sampai ada anak-anak kita yang punya potensi dan kemampuan akademik bagus, tetapi tidak difasilitasi. Sekolah ini nantinya akan memotivasi siswa lain dan menjadi sekolah rujukan bagi sekolah-sekolah di bawah naungan Pemda," ujar Tamrin Toha, Senin (15/6/2026).
Karena konsepnya yang eksklusif dan unggulan, kuota siswa per kelas pun akan dibuat jauh lebih terbatas dan kompetitif dibanding sekolah biasa.
Tamrin menyebut kuota per kelas hanya 20 siswa. Sedangkan sekolah reguler saat ini menampung hingga 28 siswa untuk SD dan 32 siswa untuk SMP. Direncanakan hanya sekitar 120 siswa untuk total tiga jenjang (SD, SMP, SMA).
Sementara untuk kualifikasi guru, wajib memiliki kesiapan kompetensi tinggi, termasuk kemampuan berbahasa Inggris. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....