Harga Udang Windu Tarakan Stabil Berbulan-bulan, tapi Biaya Produksi Naik

  • 12 Jun 2026 09:41 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Harga udang windu di Tarakan terpantau stabil sejak beberapa bulan terakhir. Meski harga jual belum bergerak naik, biaya produksi justru terus merangkak. Kondisi ini membuat margin petambak makin tipis.

Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perikanan Tarakan, Husna Ersant Dirgantara, merinci harga udang per kg di Tarakan.

“Untuk harga udang size 20 itu di angka Rp256.000/kg, kemudian size 25-nya itu Rp200.000/kg, size 30 itu Rp177.000, size 35 itu 157.000. Sudah berapa bulan stabil. Sebelumnya di bawah Rp200 ribu, sangat merugikan,” ujar Husna kepada awak media, Rabu (10/6/2026).

Namun, Husna menyebut stabilnya harga tidak sebanding dengan beban petambak. Harga bibit, obat-obatan seperti saponin, hingga probiotik, semua naik.

Ia mengimbau petambak menghindari bahan kimia berbahaya dan beralih ke komponen organik agar lingkungan tambak tetap sehat sekaligus menekan biaya jangka panjang.

“Naik semua nih dari bibit naik kemudian ada obat-obatan kayak saponin kan naik semua, ikan kan ada probiotik. Sekarang kita sarankan mereka menggunakan yang organik jadi yang sebenarnya yang cantik lingkungan itu kan cuma yang organik,” kata Husna.

Dari sisi pasar, udang windu Tarakan masih jadi primadona ekspor. Mayoritas tujuan ekspor beku adalah Jepang dengan porsi 70%. Sisanya ke Eropa, Amerika, China, Hongkong, dan sebagian Asia Tenggara seperti Malaysia.

“Kalau beku kebanyakan kita ke Jepang kemudian ke Eropa ke Amerika dan sebagian Asia. Ada batu yang tadi kan betina Hongkong Taiwan tapi enggak terlalu besar,” jelas Husna.

Ia menyebut Jepang unik. Sebagian udang windu dari Tarakan dikonsumsi domestik Jepang, sebagian lagi diekspor ulang ke Amerika dan Eropa.

“Mereka tidak ekor lagi sebagian dikonsumsi di Jepang sebagian nanti mereka ekspor lagi ke Amerika ke Eropa," ungkap Ersant. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....