Cegah Longsor, Medco Tarakan Tanam 500 Pohon Buah di Mamburungan Timur

  • 09 Jun 2026 23:37 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN - PT Medco Tarakan bersama Medco Foundation menggelar program "SEMAI" (Sejahtera Pohon Medco untuk Alam Indonesia) dengan menanam 500 bibit pohon buah di Kelurahan Mamburungan Timur. Aksi ini menyasar lahan kritis sebagai langkah mitigasi bencana pergeseran tanah sekaligus pemberdayaan ekonomi warga.

Operation Manager Medco Tarakan, Prasetya Mardani, menjelaskan bahwa program ini sengaja dirancang untuk mengusung manfaat ganda, yaitu menjaga kelestarian alam dan membuka peluang penghasilan bagi masyarakat melalui hasil panen buah di masa depan.

"Melalui program ini, kami menanam 500 batang pohon buah di wilayah Kelurahan Mamburungan Timur, khususnya pada lahan rawan bencana pergeseran tanah. Harapannya, program ini juga dapat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat," ujar Prasetya.

Karakteristik wilayah Mamburungan Timur yang didominasi pegunungan memang membuat kawasan ini rawan longsor. Lurah Mamburungan Timur, Safarudin, mengungkapkan bahwa lokasi penanaman tersebut bahkan sempat mengalami longsor tahun lalu yang merusak dua rumah warga.

Safarudin sangat mengapresiasi realisasi program dari CSR Medco ini karena sudah lama dikoordinasikan dengan pihak DLH dan BPBD. Kehadiran program ini membuat masyarakat sekitar, yang mayoritas berprofesi sebagai petani, merasa lebih tenang.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama karena daerah ini adalah daerah pegunungan yang rawan longsor dan juga merupakan daerah pertanian," kata Safarudin.

Respons positif juga datang dari Ketua RT 08, Muhammad Aslim. Ia bersyukur dan menilai pemilihan jenis pohon buah jauh lebih produktif serta memberikan dampak nyata bagi warga jangka panjang dibanding program penghijauan sebelum-sebelumnya.

"Harapannya kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan. Yang kami syukuri, tanaman yang ditanam ini bisa kita manfaatkan kelak buahnya," tutur Aslim.

Sinergi ini diharapkan menjadi pemantik aksi mitigasi serupa di wilayah rawan bencana lain di Kota Tarakan. (Setya)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....