Harga Komoditi di Tarakan Naik-Turun karena Stok
- 09 Jun 2026 21:42 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Fluktuasi harga sejumlah bahan pokok di Tarakan belakangan ini dipengaruhi pasokan dan stok barang, bukan nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Menurut salah satu pedagang di Pasar Gusher, Anti, komoditas yang pasokannya tergantung kapal dari luar daerah, memang naik saat kiriman terhambat. Sementara komoditas lokal harganya lebih stabil.
Bawang merah yang sebelumnya ia jual Rp48.000/kg, naik menjadi Rp55.000/kg, karena stoknya yang kurang. Ada pun bawang putih masih stabil Rp35.000/kg. "Stoknya (bawang merah) kurang. Kami ambil dari Enrekang (Sulawesi Selatan)," ujar Anti, Selasa (9/6/2026).
Saat ditanya soal pengaruh nilai tukar dolar terhadap rupiah yang lagi naik, Anti menegaskan tidak ada dampak untuk harga sayur dan lombok lokal.
Dolar hanya berpengaruh pada bahan baku impor. Di antaranya kacang-kacangan yang berdasarkan informasi diperolehnya dari distributor akan naik karena diimpor.
"Untik minggu depan pemesanannya seperti kacang-kacang sudah mulai naik Rp2.000 hingga Rp. 3.000. Karena dari sana katanya banyak dari luar. Seperti kacang tanah ambil dari luar, sedangkan dolar naik," ungkap Anti.
Hal senada juga diungkapkan pedagang lainnya Ipin. Ia membeberkan harga lombok kecil yang sempat menyentuh Rp140.000/kg, kini turun jadi Rp125.000/kg karena telah masuk stok dari luar Tarakan. Sebelumnya stok kurang sehingga yang tersedia hanya cabai rawit lokal. “Biasanya kalau murah itu ada lombok dari luar masuk. Kalau dia masuk, itu murah lagi,” jelasnya.
Ada pun lombok besar dari Rp40.000-Rp50.000/kg, naik Rp70.000/kg. Tomat juga naik dari Rp15.000/kg jadi Rp30.000/kg. Dipengaruhi stok yang kurang karena kapal pengangkut yang belum datang.
Ia menyebut keterlambatan kapal jadi penyebab utama. “Tomat naik juga, karena stok kurang, sedangkan ini dari luar. Sekarang Rp30.000, biasa Rp15.000. Stok belum masuk karena kapal didock," ungkap Ipin.
Ipin mengungkapkan, saat kapal pembawa stok masuk, harga langsung turun karena pasokan banyak. Namun tidak semua komoditas naik. Pedagang menyebut terong masih normal. Sedangkan sayur naik sedikit seiring kondisi pasokan.
Pedagang berharap jadwal kapal lancar agar stok dari luar daerah kembali normal. Dengan begitu harga lombok, tomat, dan komoditas lain bisa kembali turun seperti sebelumnya. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....