Polisi Kawal Ketat Aksi Penambang Tradisional di Kantor Gubernur Kaltara

  • 08 Jun 2026 14:55 WIB
  •  Tarakan
Poin Utama
  • Ratusan penambang Kecamatan Sekatak menuntut kepastian hukum, termasuk percepatan penerbitan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR)
  • Pengamanan Humanis dan Kondusif, Jajaran Polresta Bulungan berhasil mengawal seluruh rangkaian aksi dari awal hingga massa membubarkan diri
  • Tuntutan mereka diterima langsung oleh Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, Ketua DPRD Kaltara Ahmad Djufrie, dan Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Ratusan penambang tradisional yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Penambang Tradisional (AMPT) Kecamatan Sekatak memadati kawasan Kantor Gubernur Kaltara, Senin (8/6/2026).

Di tengah besarnya massa yang menyampaikan aspirasi terkait legalitas pertambangan rakyat, jajaran Polresta Bulungan berhasil mengawal jalannya aksi sehingga berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Personel kepolisian disebar di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mengatur arus lalu lintas, serta memastikan aktivitas pemerintahan dan masyarakat tetap berjalan normal selama aksi berlangsung.

Dengan pendekatan humanis, aparat kepolisian mengawal seluruh rangkaian kegiatan mulai dari kedatangan peserta, penyampaian aspirasi di depan Kantor Gubernur Kaltara, hingga pelaksanaan audiensi antara perwakilan massa dan pemerintah daerah.

Dalam aksinya, massa menyuarakan tuntutan terkait kepastian hukum bagi aktivitas pertambangan rakyat, termasuk percepatan penerbitan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Aspirasi tersebut diterima oleh Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, Ketua DPRD Kaltara Ahmad Djufrie bersama sejumlah anggota DPRD, serta Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto.

Sebanyak 14 perwakilan massa kemudian mengikuti audiensi untuk membahas berbagai persoalan yang menjadi tuntutan masyarakat. Selama proses tersebut berlangsung, aparat kepolisian tetap bersiaga guna memastikan situasi keamanan tetap terkendali.

PS Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, AIPDA Hadi Purnomo, mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus menjamin hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

"Kepolisian hadir untuk memberikan jaminan keamanan kepada seluruh pihak, baik peserta aksi, pemerintah maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi. Pengamanan ini merupakan bagian dari tugas Polri dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," kata Hadi.

Ia menjelaskan, pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan tindakan preventif dan persuasif.

Personel di lapangan juga terus membangun komunikasi dengan koordinator lapangan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.

"Sejak awal kami telah berkoordinasi dengan penyelenggara aksi. Seluruh personel diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban umum," ujarnya.

Menurut Hadi, keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan aparat, tetapi juga oleh sikap kooperatif peserta aksi yang tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

"Kami mengapresiasi seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Sinergi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi faktor utama sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar," tuturnya.

Hingga berakhirnya kegiatan, tidak ditemukan gangguan menonjol maupun insiden yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Massa membubarkan diri secara tertib setelah audiensi selesai dilaksanakan.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Polresta Bulungan akan terus berkomitmen memberikan pengamanan dalam setiap kegiatan masyarakat serta mendukung terciptanya situasi keamanan yang stabil di wilayah Kabupaten Bulungan maupun Kaltara," pungkas Hadi. (rln)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....