Harga Tiket Kapal Pelni Tidak Naik, Pemerintah Justru Beri Diskon 30℅

  • 08 Jun 2026 15:41 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Kepala PT Pelni Cabang Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, memastikan harga tiket kapal penumpang Pelni dari dan ke Tarakan belum ada kenaikan.

Tarif yang berlaku saat ini masih mengacu pada tarif ekonomi resmi dari pemerintah, meski kondisi ekonomi global dan kurs dolar sedang tidak stabil.

Hal itu disampaikan Ferdy saat memberi keterangan terkait pelayanan angkutan laut Pelni di Tarakan, Senin (8/6/2026).

Ferdy menyebut belum ada informasi dari pusat terkait kenaikan tarif kapal penumpang. Proses kenaikan tarif tidak bisa langsung naik karena harus dibahas sampai ke DPR.

“Sejauh ini belum ada kenaikan dari pusat untuk melakukan kenaikan harga tiket kapal. Seperti yang kami jelaskan di awal bahwa tarif yang diberlakukan saat ini adalah tarif ekonomi yang resmi dikeluarkan oleh pemerintah sehingga untuk kenaikan tarif sampai saat ini memang belum ada informasi terkait dengan perubahan tarif,” ujar Ferdy ditemui di ruang kerjanya.

Justru pemerintah meluncurkan stimulus ekonomi. Sejak 6 Juni 2026, Pelni memberikan diskon 30% untuk keberangkatan di atas tanggal 20 Juni. Kebijakanini berlaku sampai 15 Agustus 2026. Namun diskon di luar pas pelabuhan.

“Terhitung dengan tanggal 6 kemarin launching diskon 30% sehingga untuk keberangkatan yang di atas Tanggal 20 itu mendapatkan potongan 30% itu di luar pas pelabuhan dan tanggal 20 sampai tanggal berapa itu sampai tanggal 15 Agustus sesuai dengan kuota yang diberikan oleh Kementerian,” jelas Ferdy.

Namun keberangkatan mulai 21 Juni dan seterusnya totomatis dapat diskon 30%. Sehingga tarif tiket dipastikan di bawah dari tarif normal saat ini.

Ferdy mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon 30% dan membeli tiket jauh-jauh hari lewat aplikasi Pelni atau loket. Untuk tiket noatau non fiks hanya dijual di loket cabang untuk penumpang yang benar-benar membutuhkan mendesak (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....