Sukses Taklukkan Rute Baru, Rock on the Street Vol.5 Banjir Peserta

  • 03 Jun 2026 09:56 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN — Gelaran aksi kolektif jalanan Rock on the Street Volume 5 yang digagas oleh Musikal (Komunitas Musisi Kalimantan Utara) sukses diselenggarakan pada Minggu (31/5/2026) sore kemaren. Edisi kelima ini mencatatkan lonjakan jumlah peserta yang sangat masif dibandingkan volume-volume sebelumnya, sekaligus membuktikan konsistensi ruang ekspresi subkultur musik yang semakin mengakar kuat di Bumi Paguntaka.

Tampil beda dari edisi terdahulu, panitia resmi menerapkan perluasan jalur parade yang jauh lebih panjang dan menantang. Mengambil titik start dari Eres Coffee (lampu merah Ladang), barisan massa kreatif yang kompak mengenakan kaos band bergerak tertib menuju Stadion Datu Adil.

Perjalanan berlanjut melintasi kawasan Balai Adat, kemudian merangsek memutari lanskap ikonik Masjid Raya Islamic Center Tarakan, sebelum akhirnya rombongan kembali berjalan menuju titik finis di Eres Coffee sesaat menjelang waktu magrib.

Ketua Musikal, Dachry Safriyanto Liputo yang akrab disapa Ayi, menyatakan rasa syukurnya atas antusiasme para peserta yang melonjak tajam dan berhasil menaklukkan rute baru tersebut dengan tertib.

"Rute kali ini memang kita ubah dan jaraknya sengaja dibuat lebih jauh untuk memberikan atmosfer baru. Dimulai dari Eres Coffee menuju Stadion Datu Adil, melalui Balai Adat, menuju ke Islamic Center, dan kembali lagi finish di Eres Coffee. Alhamdulillah, meskipun rutenya lebih panjang, jumlah peserta justru bertambah banyak dan semua tetap satu semangat," ujar Ayi di sela-sela penutupan acara.

Apresiasi dan Dukungan Lintas Parlemen

Perkembangan masif dari gerakan mandiri ini mendapat perhatian dan apresiasi langsung dari para pemangku kebijakan di Kalimantan Utara yang hadir mengawal jalannya acara.

Anggota DPRD Provinsi Kaltara, Adi Nata Kusuma, menyampaikan dukungannya terhadap konsistensi komunitas Musikal yang jeli memanfaatkan ruang publik untuk kegiatan yang inklusif. Menurutnya, ledakan jumlah peserta di Volume 5 ini menjadi sinyal kuat bahwa generasi muda Tarakan sangat membutuhkan ruang-ruang kreatif alternatif yang segar dan digerakkan secara positif.

Senada dengan hal tersebut, Anggota DPD RI, Herman, yang juga bertindak sebagai Dewan Pembina Musikal, menegaskan bahwa negara dan tokoh masyarakat harus terus hadir menyokong ekosistem industri kreatif lokal seperti ini. Jalur lintas kota yang melewati pusat kebudayaan dan rumah ibadah menjadi simbol bahwa komunitas musik mampu membaur dengan baik di tengah masyarakat.

"Kami di DPD RI memberikan dukungan penuh terhadap industri kreatif, termasuk soal musik yang digerakkan secara mandiri oleh anak-anak muda di Kaltara ini. Kegiatan positif seperti Rock on the Street ini sangat efektif dan menjadi benteng bagi generasi muda kita agar menjauhkan diri dari bahaya narkoba dan kenakalan remaja lainnya. Kreativitas jalanan ini harus terus kita rawat bersama," tegas Herman.

Suksesnya Rock on the Street Volume 5 tidak hanya meninggalkan kesan mendalam lewat rute panjangnya, tetapi juga menegaskan posisi Musikal sebagai wadah pemersatu pekerja seni di Kaltara yang mampu mengampanyekan gaya hidup sehat, kreatif, dan bebas narkoba secara organik di ruang kota.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....