Anak Korban Kebakaran di Binalatung Dipulangkan ke Kampungnya

  • 03 Jun 2026 09:56 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan memulangkan tiga anak korban kebakaran di Binalatung, Kelurahan Kampung Satu/Skip, Binalatung, Kecamatan Tarakan Tengah, ke kampung halamannya di Palu menggunakan kapal KM Lambalu pada 25 Mei lalu.

Kepulangan dilakukan atas permintaan anak tersebut setelah ibunya meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran beberapa bulan lalu. Disusul ayahnya.

Kepala Dinsos dan Pemberdayaan Tarakan, Arbain, mengatakan anak-anak korban ada yang masih sekolah. Setelah kebakaran yang menewaskan orangtuanya, mereka tinggal di Tarakan tanpa keluarga.

“Anaknya ini mereka mau minta dipulangkan ke daerah asalnya di Palu. Jadi tapi kapal itu tujuannya Palu, habis dari Palu baru ke Parepare,” ujar Arbain, Selasa (1/6/2026).

Arbain mengaku proses pemulangan sempat terkendala karena tiket kapal ke Palu habis. Dinsos Tarakan kemudian berkoordinasi dengan PT Pelni agar kedua anak itu bisa segera dipulangkan.

Arbain menyebut skema biaya keberangkatan dibantu Baznas Tarakan. Sebab Pemkot Tarakan tidak ada anggaran khusus dan anak-anak tersebut juga tidak memiliki kerabat lain di Tarakan.

Arbain mengaku pihaknya iba juga melihat kondisi kedua anak tersebut yang tidak memiliki keluarga di Tarakan. Sementara mereka masih sekolah.

"Kasihan juga di sini, tidak ada orang tuanya," ujar Arbain.

Ia menambahkan pemulangan dua anak tersebut merupakan yang pertama dilakukan Dinsos Tarakan.

Arbain berharap kedua anak itu bisa melanjutkan hidup dan sekolah dengan tenang bersama neneknya di Palu. (Rajab)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....