Siapkan Anggaran Gaji 13, Plt Wali Kota Tarakan Imbau Gunakan Bijak untuk Kebutuhan
- 01 Jun 2026 16:46 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan memastikan telah menyiapkan anggaran untuk pencairan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Namun Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is menegaskan detail teknis penerima dan besaran masih menunggu rapat dan regulasi resmi dari pemerintah pusat.
Pernyataan ini disampaikannya menanggapi ramainya pembahasan gaji 13 di media sosial beberapa hari terakhir.
“Terkaitini (gaji 13) saya belum tahu pasti. Kita juga baru mengetahui banyak dibicarakan di berbagai platform media sosial. Tapi untuk pastinya nanti kami akan merapatkan dulu secara teknis seperti apa yang harus kita lakukan,” ujar Ibnu Saud, Senin (1/6/2026).
Ia memastikan anggaran sudah disiapkan Pemkot. “Anggarannya ada aja, ya harus kita siapkan. Kalau memang ada ketentuan begitu, Insya Allah itu bisa diatasi sepanjang memang begitu ketentuannya,” tegas Ibnu Saud.
Ibnu Saud menyebut pemkot akan menggelar rapat internal untuk memastikan siapa saja penerima. Apakah hanya PNS atau seluruh ASN, serta apakah ada pengurangan atau tidak.
“Apakah ada pengurangan atau seperti apa, saya tidak bisa jawab sekarang karena untuk memastikan itu kami perlu ada rapat dulu untuk memastikannya, apa perkembangan-perkembangan termasuk penerimanya. Apakah semua ASN dapat atau hanya PNS saja,” jelasnya.
Sambil menunggu kepastian pencairan, Ibnu Saud memberikan imbauan umum kepada ASN yang nantinya menerima gaji 13 agar memanfaatkannya secara bijak.
“Pesan-pesan untuk teman-teman yang nanti akan menerima pencairan digunakan untuk anak sekolah juga. Ini sebenarnya himbauan umum lah ya karena situasi kita sekarang ini di seluruh dunia sudah mengalami tekanan secara fiskal. Bukan hanya di sini, seluruh dunia,” katanya.
Ia meminta ASN memprioritaskan kebutuhan keluarga, terutama pendidikan anak. “Kita harus bijak dalam keuangan kita, baik di negara, institusi, atau organisasi terkecil yaitu keluarga. Keluarga kita juga organisasi kan. Harus di mana apalagi yang tahu kebutuhannya kan mereka. Siapa tahu ada anaknya yang pengin kuliah atau sekolahnya,” ujarnya.
Menurutnya, kebijaksanaan mengelola keuangan keluarga juga bagian dari pengabdian kepada negara. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....