Umat Buddha Tarakan Rayakan Waisak, Usung Tema Perdamaian Dunia

  • 31 Mei 2026 17:04 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Umat Buddha di Tarakan memperingati Hari Raya Waisak 2569 BE/2026 dengan rangkaian kegiatan selama sebulan penuh. Puncak peringatan digelar pada Minggu (31/5/2026) di Wihara Vajra Bumi Dwipa.

Penyuluh Agama Buddha Kemenag Kota Tarakan, Rudi Pratama, mengatakan rangkaian Waisak tahun ini dibagi dalam empat pekan.

Pekan pertama diisi dengan donor darah dan pembagian sembako untuk warga yang membutuhkan, termasuk anak yatim piatu.

“Pekan kedua kita adakan lomba-lomba untuk anak-anak sekolah minggu seperti membaca mantra, menyanyi, dan main gendang,” ujar Rudi Pratama.

Masuk pekan ketiga, kegiatan difokuskan pada permainan yang membangun kerja sama. Sementara puncak acara pada pekan keempat diisi dengan ritual mandi rupang yang rutin dilaksanakan setiap Waisak.

“Untuk detik-detik Waisak tahun ini jatuh pada jam 04.50 sore. Setiap tahun memang berbeda-beda, ada perhitungan bulannya tersendiri,” jelas Rudi.

Tema besar Waisak tahun ini sesuai ketetapan Kementerian Agama adalah "Dharma Menjaga Perdamaian Dunia". Maknanya, ajaran Dharma atau ajaran Buddha mendorong umat untuk menjaga perdamaian dimulai dari diri sendiri hingga ke lingkungan yang lebih luas.

Setelah ritual mandi rupang, acara dilanjutkan dengan penampilan dari orang tua, remaja, hingga anak-anak TK, SD, dan SMP Sekolah Minggu, serta pembagian hadiah lomba. Tidak ada ibadah lanjutan pada malam hari.

Sekitar 250 umat hadir dalam puncak perayaan di wihara tersebut. Secara keseluruhan, umat Buddha di Tarakan berjumlah lebih dari 3.000 orang yang tersebar di empat wihara.

Pengamanan selama kegiatan berlangsung juga dilakukan untuk memastikan perayaan berjalan aman dan khidmat. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....