Pemkot Tarakan Komitmen Berikan Akses Layanan Publik yang Setara
- 10 Mei 2026 14:14 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk melayani seluruh lapisan masyarakat melalu penyediaan akses layanan publik yang setara.
Hal itu ditegaskan Ibnu Saud saat menghadiri Kick Off Pemutakhiran Data Penyandang Disabilitas dan Penyerahan Kartu Layanan Disabiitas di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Tarakan, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Program Kemitraan Australia-Indonesia untuk Akselerasi Layanan Dasar (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar/SKALA).
Saat ini ada 912 penyandang disabilitas yang berhasil terdata, termasuk melalui pemberian alat bantu secara berkelanjutan setiap tahun. Seperti kursi roda, tongkat, alat bantu dengar dan lain-lain.
"Pemkot Tarakan berkomitmen melayani seluruh lapisan masyarakat secara inklusif melalui penyediaan akses layanan publik yang setara, pembangunan ruang publik ramah disabilitas serta kolaborasi dengan BUMN dan berbagai pihak dalam mendorong aksi strategis agar penyandang disabilitas dapat berkarya dan produk ini," ujar Ibnu Saud dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Ibnu Saud juga menegaskan dukungan Pemkot Tarakan terhadap program tersebut sebagai langkah yang tepat untuk memastikan setiap penyandang disabilitas mendapatkan pelayanan yang setara dalam pelayanan publik.
"Pemerintah Kota Tarakan sangat mendukung program pemutakhiran data dan pemberian kartu layanan penyandang disabilitas yang akan diserahkan di kegiatan. Ini menjadi langkah yang tepat dalam upaya kita memastikan bahwa setiap penyandang disabilitas mendapatkan hak-hak yang setara dalam pelayanan publik," tutur Ibnu Saud.
Menurutnya, pemutakhiran data tidak hanya bersifat administratif, tetapi merupakan pondasi utama dalam penyusunan program yang tepat sasaran, adil dan inklusif.
Melalui data yang akurat dan terintegrasi dapat dipastikan bahwa program dan layanan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan, terutama penyandang disabilitas baik dalam bidang pendidikan, kesehatan ketenagakerjaan, maupun perlindungan sosial lainnya.
Selain itu, keberadaan kartu layanan penyandang disabilitas diharapkan mempermudah akses terhadap berbagai layanan, sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah dalam kesejahteraan seluruh warga negara tanpa terkecuali.
Ibnu Saud mengakui, upaya mewujudkan masyarakat yang inklusif tidak dapat dilakukan sendirian. Diperlukan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat serta dukungan dari mitra internasional seperti SKALA.
Karena itu, Ibnu Saud mengapresiasi kerjasama berbagai pihak, termasuk pemerintah Australia, kementerian, Gubernur Kaltara dan juga SKALA yang telah turut berkontribusi dalam mendorong penguatan sistem layanan untuk penyandang disabilitas di kaltara.
"Kami berharap kegiatan kick off menjadi awal yang baik pelaksanaan program yang berkelanjutan dan berdampak nyata semoga upaya yang kita lakukan untuk ini dapat membawa manfaat yang besar bagi kalimantan utara serta menjadi bagian dari langkah kita bersama dalam mewujudkan masyarakat dan sejahtera," harap Ibnu Saud. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....