Capaian Bea Cukai Tarakan Triwulan Pertama Rp3,34 Miliar

  • 16 Apr 2026 20:16 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Hingga triwulan pertama atau Maret 2026, realisasi penerimaan Bea dan Cukai Tarakan baru mencapai Rp3.340.288.000 atau 0,49% dari target penerimaan Rp679.104.848.000 di tahun 2026.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Bea dan Cukai Tarakan, Wahyu Budi Utomo. Pihaknya sendiri dibebankan target sangat tinggi dari Kementerian Keuangan yang mencapai Rp679 miliar.

"Total penerimaan sampai dengan bulan Maret sebesar Rp3,340 miliar," ujar Wahyu Budi Utomo kepada awak media, Rabu (15/4/2026).

"Target kita sampai dengan akhir tahun 2026 itu Rp 679 miliar atau persentase 0,49%," sambung Wahyu.

Adapun capaian ini terdiri dari bea masuk Rp2,3 miliar, miliar kemudian tambahan dari denda administrasi Rp827 juta, bea keluar Rp78 juta dan denda administrasi cukai Rp90 juta.

Wahyu membeberkan target yang dibebankan ini meningkat drastis dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp20 miliar.

Kenaikan target ini terutama pada bea keluar yang ditargetkan Rp650 miliar. Karena adanya potensi ekspor batubara.

Memang ada target penerimaan bea keluar atas batubara itu sebesar Rp650 miliar, di mana untuk petunjuk pelaksanaan masih belum selesai dibahas di kementerian terkait," beber Wahyu.

Wahyu mengakui sulit merealisasikan target tersebut karena sampai sekarang aturannya belum keluar.

"Karena biaya keluar batu bara ini kan aturannya harus ada, jangan sampai sekarang belum ada keluar aturannya, namun target sudah ada. Kemungkinan tidak tercapai targetnya," tutur Wahyu. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....