Unggul Tipis, Hasbi Pimpin BPD KKSS Tarakan
- 16 Feb 2026 07:06 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Muhammad Hasbi Hasyim terpilih sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Tarakan periode 2026-2031.
Mantan Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK itu memenangkan perhitungan suara pada Musyawarah Daerah KKSS Tarakan di Hotel Galaxy, Minggu (15/2/2026).
Perhitungan suara berjalan cukup ketat. Hasbi berhasil meraih 14 suara, unggul 2 suara dari pesaingnya yang juga petahana, Tajuddin Tuwo dengan 2 suara. "Hasil perhitungan suara pak Hasbi meraih 14 suara, 12 suara untuk pak Tajuddin, sangat seru," ujar Pimpinan Sidang Pleno, Muhammad Jufri kepada awak media usai acara.
Sebelumnya, kata Jufri, sudah diupayakan musyawarah mufakat untuk mengangkat ketua secara aklamasi. Tetapi kedua kandidat menginginkan dilakukan voting.
Meski perhitungan suara cukup ketat, namun dipastikan musyawarah berjalan lancar. Pembahasan hanya alot saat menentukan tim formatur yang mendampingi ketua terpilih untuk menyusun kepengurusan. "Musyawarahnya berjalan normal, tidak ada semacam perdebatan yang alot. Yang agak seru hanya pada saat membahas formatur," ungkapnya.
Adapun untuk penyusunan pengurus, Jufri menyerahkan kepada tim formatur yang diberi waktu sebulan. Tim formatur sendiri beranggotakan 9 orang dari perwakilan pilar-pilar KKSS Tarakan.
Sementara itu, Ketua BPD KKSS Tarakan terpilih, Muhammad Hasbi Hasyim menilai terpilihnya ia menunjukkan bahwa proses demokrasi berjalan dengan baik dalam musyawarah ini. "Teman-teman kita tadi berharap kalau bisa aklamasi. Tapi salah satu yang saya inginkan mari kita belajar berdemokrasi, bukan saling menyakiti. Alhamdulillah saya dan pak Taju bisa terima, selesai ya selesai, kita tetap sama-sama menyongsong masa depan KKSS yang lebih baik," ungkapnya.
Pasca terpilih, ia segera menyusun kepengurusan bersama tim formatur. Meski diakui ada perombakan dari pengurus sebelumnya, namun Hasbi berkomitmen melibatkan seluruh perwakilan pilar dan badan otonom. "Kami akan melibatkan semua pihak termasuk badan otonom baik dari wanitanya maupun pemudanya," tuturnya.
Sedangkan untuk program kerja, Hasbi menginginkan di kepengurusannya bisa menumbuhkan kembali rasa memiliki KKSS dalam diri warga Sulawesi Selatan. Langkah ini penting mengingat KKSS merupakan paguyuban yang menjadi wadah berhimpunnya warga Sulawesi Selatan yang jumlahnya puluhan ribu di Tarakan. Jadi diperlukan rasa kepekaan sosial untuk saling membantu.
Ia juga meminta agar KKSS tidak lagi digiring ke ranah politik. Meskipun hak setiap warga untuk berpolitik, tetapi jangan sampai membawa nama organisasi. "Saya berharap organisasi ini tidak digiring-giring lagi pada saat pesta demokrasi. Silakan anggota berpolitik karena itu hak masing-masing warga Indonesia, tetapi organisasi jangan dibawa," pinta Hasbi. (Rajab/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....