Karantina Kaltara Selaraskan Prosedur Ekspor dengan Pelindo
- 03 Feb 2026 18:50 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Karantina Kalimantan Utara (Kaltara) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Tarakan selaraskan prosedur pemeriksaan dan sertifikasi komoditas ekspor, Senin (2/2/2026).
Hal itu untuk menjaga standar mutu dan kepatuhan terhadap persyaratan negara tujuan. Ichi Langlang Buana Machmud, Kepala Karantina Kaltara mengaku koordinasi ini merupakan bagian program akselerasi ekspor produk unggulan Kaltara.
“Ini bertujuan memperkuat layanan karantina sekaligus memfasilitasi ekspor langsung dari wilayah Kalimantan Utara tanpa melalui daerah atau provinsi lain,” ujarnya.
Skema ekspor langsung diyakini dapat menekan biaya logistik, mempercepat waktu pengiriman dan mengurangi biaya administrasi tambahan. Jadi pelaku usaha bisa memperoleh harga produk yang lebih kompetitif di pasar internasional.
“Program ekspor langsung ini penting untuk memastikan produk unggulan Kalimantan Utara sampai ke pasar internasional dengan efisien dan tetap terjaga kualitasnya,” jelas Ichi Langlang Buana Machmud.
Penekanan diberikan pada kepastian standar dan mutu produk yang dikirim, sekaligus menjaga kelancaran arus barang.
Ichi mengungkapkan penerapan standar kesehatan, keamanan, dan mutu menjadi bagian utama dari strategi mendukung keberlanjutan ekspor daerah. Karantina memastikan setiap komoditas yang dikirim telah melalui pemeriksaan serta pengawasan sesuai regulasi berlaku.
“Setiap komoditas yang diekspor harus memenuhi persyaratan kesehatan, keamanan, dan mutu sesuai ketentuan negara tujuan. Proses pemeriksaan karantina dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar tersebut,” tuturnya.
Selain itu, Karantina memberikan pendampingan teknis kepada pelaku usaha agar produk siap ekspor. Pendekatan berbasis risiko diterapkan untuk menjaga efektivitas pengawasan sekaligus kelancaran arus barang.
Koordinasi dengan Pelindo Tarakan juga memastikan kesiapan fasilitas dan alur layanan di pelabuhan berjalan optimal. “Pendampingan teknis ini membantu pelaku usaha memahami persyaratan negara tujuan, sehingga kesalahan administrasi atau kualitas dapat diminimalkan,” beber Ichi.
Ichi menambahkan, kepastian layanan dan jaminan mutu memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas ekspor. Hal ini juga membantu produk unggulan Kaltara dapat diterima di pasar internasional.
Karantina Kaltara menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan dengan pemangku kepentingan lain dalam menjaga konsistensi layanan dan kesiapan prosedur ekspor.
Pendekatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan peluang ekspor, sekaligus mendorong pertumbuhan volume dan nilai ekspor daerah. (Crz/sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....