Pimping Jadi Rekomendasi Pelabuhan Kayan I

  • 28 Jan 2026 17:45 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Kaltara - Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas, direkomendasikan sebagai lokasi baru aktivitas bongkar muat Pelabuhan Kayan I. Rekomendasi tersebut seiring rampungnya studi kelayakan atau feasibility study (FS) yang disusun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan pada 2025.

Kepala Bappeda-Litbang Kabupaten Bulungan, Iwan Sugianta, mengatakan FS menjadi dasar perencanaan pemindahan aktivitas bongkar muat Pelabuhan Kayan I dari kawasan Tanjung Selor.

Pada 2026, tahapan perencanaan akan dilanjutkan melalui penyusunan masterplan oleh Dinas Perhubungan Bulungan. “FS sudah disusun tahun 2025 dan tahun ini akan ditindaklanjuti Dishub Bulungan melalui penyusunan masterplan,” katanya, Rabu (28/01/2026).

Ia menjelaskan dokumen FS memuat sejumlah catatan teknis yang perlu dikaji lebih mendalam agar rencana pemindahan pelabuhan dapat dilaksanakan secara maksimal. Masterplan nantinya memberikan gambaran menyeluruh terkait prospek, kapasitas, serta tantangan pengembangan pelabuhan ke depan.

Dalam kajian tersebut, Bappeda-Litbang Bulungan menyiapkan dua alternatif lokasi pemindahan, yakni Desa Tengkapak di Kecamatan Tanjung Selor dan Desa Pimping di Kecamatan Tanjung Palas.

Namun, berdasarkan hasil kajian teknis dan aspek aksesibilitas, Desa Pimping dinilai paling layak untuk direkomendasikan. “Dari hasil kajian yang ada, lokasi yang lebih direkomendasikan adalah Desa Pimping,” tegasnya.

Menurut Iwan, Pimping memiliki keunggulan strategis dari sisi konektivitas dan infrastruktur pendukung. Wilayah tersebut telah terhubung dengan jalan provinsi yang mengarah ke Kawasan Tanjung Selor–Tanah Kuning (Kabupaten Tana Tidung) hingga Kabupaten Malinau.

Selain akses darat, kondisi alur sungai dan transportasi laut di kawasan tersebut juga dinilai lebih mendukung.

Di Desa Pimping telah tersedia jalur pelayaran kapal feri serta jarak muara sungai yang relatif lebih dekat. “Dari sisi konektivitas darat dan laut, Pimping lebih unggul. Ke depan, prospek pengembangan pelabuhan di lokasi ini juga lebih memungkinkan, baik dari aspek sedimentasi maupun kelancaran mobilisasi barang,” tuturnya. (Ramlan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....