Gandeng Bulog, Hasan Saleh Gelar GPM
- 08 Okt 2025 13:18 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Menggandeng Bulog, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hasan Saleh menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Rabu (8/10/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di rumah aspirasinya di Jalan Bhayangkara, Pasir Putih, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat sejak Rabu pagi hari tu langsung diserbu warga Tarakan yang ingin membeli kebutuhan pokok dengan harga murah. Seperti beras, gula pasir dan minyak goreng.
Yanti, salah satu warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhannya. Ia membeli minyak goreng 4 liter dan gula 2 kg.
Yanti mengaku harga yang ditawarkan sangat murah dibandingkan membeli di pasar. Mana untuk semua barang tersebut ia beli hanya Rp 86.000.
"Tadi saya beli minyak 4 liter, gula 2 kg. Harganya semuanya Rp86.000. Untuk harga minyak 1 liter Rp14.000 dan gula 1 kg Rp16.000," ujar Yanti kepada awak media.
"Selisihnya cukup banyak. Lebih murah di sini. Kalau di pasar harga minyak biasanya Rp20.000 perliter, selisih Rp6.000. Sedangkan gula biasanya Rp 22.000, selisih banyak," sambung warga Pasir Putih, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat.
Yanti mengaku sangat terbantu dengan GPM ini. Karena harganya yang sangat murah. Dia juga mengaku baru pertama kali bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah di GPM. Biasanya sulit mendapatkan karena harus mengantre. Namun pada GPM kali ini dia tidak perlu mengantre dan bisa langsung membeli.
Sementara itu Anggota DPR RI, Hasan Saleh mengaku kegiatan tersebut sebagai wujud kepeduliannya terhadap kondisi ekonomi yang dialami masyarakat saat ini, terutama menengah ke bawah.
"Masyarakat Tarakan sangat membutuhkan harga beras yang murah. Maka perasaan itu bisa saya tampung dan saya datang menjual beras yang murah dengan kami berkoordinasi dengan Bulog," ujar Hasan, Saleh.
Dalam kegiatan tersebut pihaknya menyiapkan beras hingga 10 ton, minyak goreng sebanyak 200 dos dan gula pasir 2 ton.
Kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung satu hari saja akan tetapi berlanjut pada beberapa hari berikutnya dengan menyasar masyarakat di kelurahan yang lain. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....