Ustaz Imamul Hakim: Ubah Niat Kerja Jadi Menjemput Rezeki

  • 01 Mar 2026 13:34 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Banyak orang merasa sudah bekerja keras namun rezeki terasa sulit didapat. Menanggapi hal ini, Ustaz Haji Muhammad Imamul Hakim dalam program Tauladan di Programa 2 RRI Tarakan menekankan pentingnya meluruskan niat sejak melangkah keluar rumah untuk bekerja.

Ustaz Imam menjelaskan bahwa kesalahan umum masyarakat adalah berniat "mencari rezeki". Menurutnya, kata "mencari" mengindikasikan ketidakyakinan bahwa rezeki tersebut sudah disediakan oleh Allah, sehingga prosesnya terasa melelahkan dan penuh ketidakpastian.

Sebaliknya, ia menyarankan agar setiap muslim memasang niat untuk "menjemput rezeki". Dengan niat menjemput, seseorang menunjukkan keyakinan penuh bahwa jatah rezekinya sudah ada dan telah dijamin oleh Sang Pencipta, tinggal bagaimana upaya kita mengambilnya.

Dalam ceramahnya, Ustaz Imam mengibaratkan rezeki seperti lilin di dalam rumah yang mati lampu. Jika kita sudah tahu di mana lilin diletakkan, kita tinggal menjemputnya tanpa rasa bingung, berbeda dengan mencari sesuatu yang belum jelas keberadaannya.

"Rezeki bukan hanya soal nominal uang atau gaji. Segala bentuk anugerah seperti kesehatan, ketenangan jiwa, ilmu, hingga keluarga yang harmonis adalah bagian dari rezeki yang sering kali luput dari rasa syukur manusia,"Ungkapnya.

Ustaz juga mengingatkan bahwa tidak semua orang memiliki gaji, namun setiap orang pasti memiliki rezeki. Hal ini sesuai dengan janji Allah dalam Al-Qur'an Surah Hud ayat 6 bahwa setiap makhluk yang bernyawa di bumi telah dijamin rezekinya.

Menutup tausiyahnya, Ustaz Imam berpesan agar masyarakat tidak terjebak pada gaya hidup elit yang memaksakan ekonomi hingga terlilit utang. Keberkahan rezeki jauh lebih utama daripada sekadar jumlah materi yang banyak namun tidak membawa ketenangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....