Takjil Ramadan di Bulungan Lolos Uji Zat Berbahaya
- 23 Feb 2026 20:42 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Seluruh sampel takjil Ramadan yang beredar di Kabupaten Bulungan dipastikan lolos uji zat berbahaya.
Hasil pemeriksaan tim gabungan menunjukkan tidak ditemukan kandungan formalin, boraks maupun pewarna tekstil berbahaya pada makanan berbuka yang dijual pedagang.
Pengujian dilakukan oleh Dinas Kesehatan Bulungan bersama BPOM Tarakan serta Disperindagkop dan UKM Kaltara di sejumlah titik penjualan takjil yang ramai dikunjungi masyarakat.
Kepala Dinkes Bulungan, Imam Sujono, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara langsung di lapangan menggunakan rapid test kit untuk mendeteksi bahan pengawet dan pewarna berbahaya. “Parameter yang kami uji meliputi formalin dan boraks untuk bahan pengawet, serta Methanyl Yellow dan Rhodamin B untuk pewarna. Dari seluruh sampel yang diperiksa, hasilnya negatif,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Ia menegaskan, hasil ini memastikan takjil yang beredar di pasaran aman dikonsumsi masyarakat selama Ramadan. Pengawasan dilakukan sebagai langkah preventif di tengah meningkatnya konsumsi makanan berbuka puasa.
“Ini bentuk komitmen kami dalam menjamin keamanan pangan. Masyarakat tidak perlu khawatir karena hasil uji menunjukkan takjil di Bulungan aman,” tegasnya.
Dinkes mengingatkan pedagang agar tetap menjaga kualitas bahan baku dan tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang dilarang. Dengan seluruh sampel dinyatakan lolos uji, masyarakat diharapkan dapat lebih tenang dan nyaman dalam memilih menu takjil. "Tapi pengawasan akan terus dilaksanakan secara berkala selama ramadan ini," tuturnya. (rln/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....