Muhammadiyah Lebaran 31 Maret, Syamsi Sarman Yakin Bersamaan

  • 29 Mar 2025 08:58 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan, Pimpinan Pusat (PP) Persyarikatan Muhammadiyah telah mengumumkan 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Persyarikatan Muhammadiyah Kalimantan Utara (Kaltara), H. Syamsi Sarman.

“Kalau Muhammadiyah sudah mengumumkan tanggal 31, hari Senin,” ujar Syamsi Sarman, Jumat (28/3/2025).

Meski demikian, Syamsi Sarman meyakini, hari raya Idul Fitri tahun ini bersamaan antara pemerintah, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.

Pasalnya, jika 1 Syawal ditetapkan 1 April 2025, itu berarti puasa berjumlah 31 hari. Hal itu dinilai tidak mungkin karena mengacu pada puasa Ramadan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW, maksimal hanya 30 hari.

Yang memungkinkan adalah puasa berjumlah 29 hari. Namun, menurut Syamsi Sarman, kecil kemungkinan 1 Syawal jatuh pada 30 Maret 2025. Sebab usia bulan pada hari itu diperkirakan masih muda atau di bawah ufuk yang tidak bisa dilihat kasat mata.

Sedangkan berdasarkan Kriteria standar MABIMS untuk penentuan 1 Syawal adalah ketinggian hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.

Meski demikian, Syamsi Sarman tetap menyerahkan kepada pemerintah untuk menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah melalui mekanisme rukyatul hilal.

“Kalau saya yakin sama, karena tidak mungkin ada yang tanggal 1. Kalau tanggal 1 itu berarti puasanya 31 hari, enggak mungkin itu. Yang mungkin ada yang duluan, hari minggu tanggal 30. Sehingga puasa kita Cuma 29 hari. Tapi kecil kemungkinan, mudah-mudahan sama lah,” tutur Syamsi Sarman.

Pemerintah Pusat sendiri rencananya akan melaksanakan rukyatul hilal pada 29 Maret 2025. Salah satu titik pemantauan hilal akan dilaksanakan di Kota Tarakan. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....