Sengit, Predikasi Persaingan Grup C dan D di Piala Dunia 2026

  • 17 Mei 2026 19:11 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Gelaran Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko diprediksi bakal menghadirkan kejutan besar, terutama dengan adanya perubahan format menjadi 48 tim peserta. Dalam diskusi program Ballcast di RRI Tarakan baru-baru ini, para pengamat sepak bola lokal memberikan analisis mendalam mengenai potensi tim-tim yang akan melaju dari Grup C dan Grup D.

Grup C: Dominasi Brazil dan Ancaman "Generasi Emas" Maroko

Di Grup C yang dihuni oleh Brazil, Maroko, Skotlandia, dan Haiti, pengamat sepak bola Bung Matnur dan Bung Yosta sepakat bahwa Brazil masih menjadi kandidat terkuat sebagai juara grup. Kehadiran Carlo Ancelotti di kursi pelatih dinilai akan memberikan sentuhan mentalitas juara yang lebih pragmatis dan taktis bagi skuad Samba.

"Brazil tetap menjadi rujukan utama. Namun, Maroko tidak bisa dipandang remeh. Mereka sedang dalam masa golden era setelah sukses menembus semifinal di edisi sebelumnya," ujar Bung Matnur.

Sementara itu, Skotlandia dan Haiti diprediksi harus berjuang keras melalui jalur peringkat tiga terbaik. Meskipun berstatus tidak diunggulkan, Haiti dinilai tetap memiliki potensi untuk mengejutkan tim-tim besar jika lawan menganggap remeh.

Grup D: Turki Dijagokan Lampaui Tuan Rumah

Persaingan di Grup D yang diisi oleh tuan rumah Amerika Serikat, Paraguay, Australia, dan Turki, dinilai jauh lebih berimbang. Menariknya, kedua pengamat justru menjagokan Turki sebagai juara grup dibandingkan sang tuan rumah, Amerika Serikat.

Komposisi pemain Turki yang kini merumput di klub-klub elit Eropa, seperti Arda Guler di Real Madrid dan Hakan Calhanoglu di Inter Milan, menjadi alasan utama. "Secara kualitas individu, Turki sangat mendominasi di grup ini. Seharusnya mereka bisa keluar sebagai juara grup," ungkap Bung Yosta.

Di sisi lain, Amerika Serikat tetap diunggulkan melaju ke babak berikutnya berkat faktor dukungan suporter dan kepemimpinan pelatih Mauricio Pochettino. Persaingan ketat juga datang dari Paraguay yang kembali setelah absen lama, serta Australia yang dikenal memiliki fisik kuat dan konsistensi di turnamen besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....