Awas Hoax, Kemenag Tepis Isu Pendaftaran Haji dan Umrah Gratis
- 22 Jul 2026 13:52 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penyebaran informasi palsu yang mengatasnamakan pemerintah. Baru-baru ini, beredar tautan berantai hajjdanumrah.woszspacenfo.space yang mengklaim membuka pendaftaran haji dan umrah gratis untuk 100 orang beruntung.
Untuk mengelabui korbannya, situs tersebut mencantumkan logo resmi Kementerian Agama serta foto Menteri Agama. Tautan bodong ini mengarahkan masyarakat untuk mengisi data-data pribadi sensitif, mulai dari nama lengkap, alamat, hingga nomor akun Telegram.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks dan dipastikan tidak berasal dari saluran resmi pemerintah.
"Kemenag RI tidak pernah membuka pendaftaran haji gratis dengan syarat tertentu. Jika menemukan informasi serupa, abaikan dan laporkan," tegas Thobib Al Asyhar, Selasa (21/7/2026).
Thobib turut mengingatkan masyarakat terkait adanya pergeseran kewenangan dalam tata kelola layanan haji dan umrah. Seiring terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah, seluruh urusan penyelenggaraan layanan haji dan umrah kini sepenuhnya berada di bawah kewenangan kementerian baru tersebut, bukan lagi Kemenag.
Oleh karena itu, informasi pendaftaran haji maupun umrah yang mengatasnamakan Kementerian Agama—terlebih dengan iming-iming gratis—dapat dipastikan tidak valid dan perlu diwaspadai.
Kemenag mengidentifikasi bahwa tautan mencurigakan tersebut mengindikasikan upaya phishing, yaitu metode kejahatan siber yang dirancang untuk mencuri data pribadi melalui situs tiruan. Masyarakat diminta untuk tidak sekali-kali mengklik tautan tersebut maupun menyerahkan data pribadi ke situs yang tidak jelas kredibilitasnya.
Sebagai langkah pencegahan, publik diimbau untuk selalu memverifikasi setiap informasi melalui kanal resmi pemerintah demi menghindari modus penipuan digital. Literasi digital dan kewaspadaan bersama menjadi kunci utama agar ruang informasi tetap aman, sehat, dan terpercaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....