Dikunjungi Komisi XIII, Imigrasi Tarakan Perkuat Pengawasan Perbatasan

  • 07 Feb 2026 09:41 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kota Tarakan menerima kunjungan kerja Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) pada 5-7 Februari 2026.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis memperkuat fungsi pengawasan keimigrasian, khususnya di wilayah perbatasan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Rombongan Komisi XIII DPR RI dipimpin oleh Ketua Tim Kunjungan, Franciscus Maria Agustinus Sibarani. Hadir pula Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kaltara, Syahrioma Delavino, yang sekaligus memperkenalkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Okky Setyawan dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Adrian Soetrisno.

Dihadapan rombongan Komisi XIII DPR RI, Kepala Kantor Imigrasi Kelas Il TPI Tarakan, Okky Setyawan menyampaikan profil organisasi, capaian kinerja, pembangunan zona Integritas hingga kondisi terkini kantor yang mencakup aspek fasilitatif dan teknis keimigrasian.

“Kami menyoroti berbagai tantangan dan kendala dalam pelaksanaan tugas pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) serta pengawasan wilayah perbatasan negara di wilayah kerja Imigrasi Tarakan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa kunjungan ini memberikan dukungan moral dan penguatan koordinasi bagi jajaran imigrasi di wilayah perbatasan.

“Kunjungan kerja spesifik Komisi XIII DPR RI menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan keimigrasian. Kami berkomitmen memperkuat pengamanan wilayah perbatasan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sarana prasarana, serta sinergi dengan para pemangku kepentingan,” jelas Okky.

Komisi XIII DPR RI turut memberikan sejumlah masukan strategis serta mengajukan pertanyaan yang akan ditindaklanjuti melalui jawaban tertulis oleh jajaran Imigrasi di Kaltara.

Ketua Tim Komisi XIII DPR RI Franciscus Maria Agustinus Sibarani menyampaikan kesimpulan dari kunjungan kerja spesifik ini akan diteruskan kepada pimpinan pusat maupun Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan jajaran keimigrasian di Kaltara semakin optimal dalam memperkuat pengawasan perbatasan negara guna mendukung keamanan nasional. Upaya tersebut diarahkan pada peningkatan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing, yang didukung oleh sumber daya manusia yang profesional, sarana dan prasarana yang memadai. Kemudian perlunya kebijakan keimigrasian yang efektif dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan Kaltara,” tegas Franciscus Maria Agustinus Sibarani. (Crz/sti)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....