Peletakkan Batu Pertama RS Akhmad Berahim Dihadiri Menko PMK dan Menkes
- 20 Feb 2025 20:48 WIB
- Tarakan
KBRN, Kaltara : Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) Akhmad Berahim di Tana Tidung, Jumat 21 Februari 2025 (besok).
Kepala Dinas Kesehatan Tana Tidung, Mohamad Sarif mengatakan pembangunan ini merupakan upaya meningkatkan fasilitas kesehatan di kabupaten/kota. Termasuk Kabupaten Tana Tidung yang terpilih sebagai salah satu dari 10 daerah penerima bantuan.
"Alhamdulillah, ini kalau tidak salah dari beberapa kabupaten/kota di Indonesia ada 10 yang akan didatangi Kemenkes bersama Menko PMK, Tana Tidung termasuk salah satunya," ujar Mohamad Sarif, Selasa (18/2/2025).
Proyek ini ni akan mengubah status RS Akhmad Berahim menjadi kelas C dengan total biaya pembangunan sebesar Rp178 miliar. "Karena ini kan kegiatan peletakan batu pertama terkait dengan pembangunan pengembangan rumah sakit Akhmad Berahim ke kelas C. Itu biaya pembangunannya Rp 178 miliar," jelasnya.
Ia menegaskan Kabupaten Tana Tidung hanya menerima bantuan fisik, sementara proses pengadaan dan hal terkait lainnya akan dilakukan di tingkat kementerian.
"Tapi untuk Kabupaten Tana Tidung ini hanya menerima bantuan fisik, adapun semua proses pengadaan dan sebagainya di kementerian, kita hanya menerima bangunan dan peralatan lainnya," bebernya.
"Kemarin kami dikumpulkan oleh Bapak Bupati untuk pemantapan persiapan penyambutan Pak Menkes dan Menko PMK. Setelah itu kami lanjutkan juga survey lapangan dan tiap hari kami juga persiapan di lapangan," imbuhnya.
Rencananya, rumah sakit ini akan memiliki bangunan yang terdiri dari tiga lantai dengan rooftop. Selain itu, Pemkab Tana Tidung juga mendapat Rp 25 miliar untuk pengadaan alat kesehatan (Alkes), yang akan melengkapi rumah sakit ini, termasuk peralatan untuk PICU, NICU, bedah dan rawat inap.
"Alkesnya untuk bulan ini Menkes juga yang berikan kurang lebih Rp 25 miliar, nanti alatnya lebih banyak ke PICU, NICU, bedah dan rawat inap. Tapi memang harus dilengkapi semua juga, seperti bed dan perlengkapan lainnya," ungkap Sarif.
Dengan adanya pembangunan dan pengadaan alat kesehatan tersebut, diharapkan Rumah Sakit Akhmad Berahim dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Tana Tidung dan sekitarnya. (Tk/Sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....