Cetak Pelopor Kesehatan di Pesantren, Kemenag Bulungan Siapkan Santri Husada

  • 08 Sep 2026 11:28 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Bulungan - Dalam rangka menindaklanjuti rencana pembentukan Santri Husada di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah. Kementerian Agama Kabupaten Bulungan melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) melakukan kunjungan dan koordinasi ke Puskesmas Tanjung Selor, Senin, 7 September 2026.

Kunjungan dipimpin Kasi PD Pontren Kemenag Bulungan bersama staf, sebagai langkah tindak lanjut atas pembentukan Santri Husada di Kabupaten Bulungan. Pertemuan bersama Kepala Puskesmas Tanjung Selor, dr. Dini, membahas kesiapan serta bentuk dukungan dalam pelaksanaan program yang diarahkan untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran kesehatan di lingkungan pondok pesantren.

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa Santri Husada akan dibentuk dari kalangan santri di lingkungan pondok pesantren. Yang selanjutnya mendapatkan materi dan pelatihan kesehatan dari Puskesmas Tanjung Selor.

Kasi PD Pontren, Kemenag Kabupaten Bulungan, Muhammad Mustakim menyampaikan bahwa pembentukan Santri Husada menjadi bagian penting. Dalam membangun ekosistem pesantren yang tidak hanya kuat dari sisi pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap kesehatan.

“Para santri yang terpilih diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kesehatan. Sehingga mampu berperan sebagai kader pembangunan kesehatan di lingkungan pesantren,” ujarnya.

Program Santri Husada juga diarahkan untuk membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat, baik di dalam maupun di luar lingkungan pondok pesantren. “Sinergi dengan Puskesmas Tanjung Selor diharapkan dapat memberikan bekal yang tepat kepada para santri agar mampu menjadi penggerak budaya hidup sehat di lingkungan pesantren,” jelasnya.

Selain menjaga kesehatan diri, para santri diharapkan mampu menjadi pelopor sekaligus role model dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Serta mengajak lingkungan pesantren untuk semakin peduli terhadap kebersihan dan kesehatan.

Pembentukan Santri Husada diharapkan dapat segera terealisasi secara terarah dan berkelanjutan. Sehingga lahir santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu dan akhlak, tetapi juga sehat, peduli, serta mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan lingkungan pondok pesantren yang bersih dan sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....