Dinkes Tarakan Pertajam Pengawasan Distribusi Vaksin dan BMHP lewat Forum Publik
- 29 Jul 2026 15:33 WIB
- Tarakan
RRI. CO. ID, TARAKAN – Guna memastikan jaminan mutu dan keamanan pasokan medis hingga ke tangan masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan obat dan vaksin.
Langkah ini ditegaskan dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar oleh Instalasi Farmasi, Perbekalan, dan Peralatan Kesehatan (IFP2FPK) di Aula Kantor Dinkes Tarakan, Senin (27/7/2026).
Fokus utama dalam pembahasan kali ini menyoroti perlakuan khusus terhadap rantai dingin (cold chain) pada distribusi vaksin, serta transparansi alur suplai Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) ke seluruh fasilitas kesehatan.
Kepala Dinkes Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, menekankan pentingnya kepatuhan prosedur fisik saat pemindahan vaksin dari instalasi farmasi ke tempat pelayanan kesehatan.
"Vaksin membutuhkan penanganan yang sangat spesifik. Setiap pengambilan wajib menggunakan vaccine carrier khusus demi menjaga stabilitas suhu selama perjalanan. Tim tidak diperbolehkan membawa vaksin berkeliling tanpa standar pengamanan suhu yang sesuai," tegas Devi.
Sebagai UPTD non-BLUD di bawah Dinkes, IFP2FPK mengemban peran vital sebagai pusat penyimpanan dan penyalur ketersediaan medis untuk puskesmas, rumah sakit, hingga praktik mandiri dokter spesialis anak penerima alokasi vaksin resmi.
Meski geografis Tarakan mendukung kelancaran distribusi harian, Devi tidak memungkiri adanya tantangan dinamika stok nasional yang berada di luar kendali daerah.
Ketersediaan vaksin program dan obat-obatan tertentu sangat bergantung pada jadwal pengiriman Kementerian Kesehatan.
Dinkes Tarakan secara aktif berkoordinasi dan bersurat ke tingkat pusat jika terjadi keterlambatan proses pengadaan nasional guna mengantisipasi kekosongan stok di daerah.
Melalui forum yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan ini, Pemkot Tarakan membuka ruang evaluasi guna memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Selain memaparkan alur pelayanan terkini, forum ini dimanfaatkan untuk menjaring masukan langsung dari para pengguna fasilitas.
Kendati tidak ditemukan kendala berarti pada jalur distribusi obat sejauh ini, pihak Dinkes menegaskan komitmennya untuk tetap membuka kanal pengaduan secara transparan demi menjaga mutu pelayanan kesehatan di Kota Tarakan. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....