Mitos Kehamilan: Benarkah USG Berbahaya Bagi Janin? Cek Faktanya!

  • 15 Apr 2026 10:51 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Masih banyak ibu hamil yang merasa ragu untuk melakukan USG karena takut akan radiasi. Namun, dr. Sandi Andara Putra meluruskan bahwa USG menggunakan gelombang suara (ultrasound), bukan radiasi, sehingga sangat aman digunakan secara rutin tanpa melukai ibu maupun janin.

Selain masalah keamanan alat, mitos mengenai bentuk perut juga sering beredar di masyarakat. Banyak yang percaya perut lancip menandakan bayi laki-laki, padahal bentuk perut sepenuhnya bergantung pada posisi janin di dalam rahim saat itu, bukan jenis kelaminnya.

Terkait pola makan, dr. Sandi menekankan bahwa ibu hamil tidak perlu makan dua porsi sekaligus. Hal yang utama adalah kualitas gizi atau real food yang dikonsumsi, karena porsi berlebih justru bisa menyulitkan ibu semester akhir saat organ dalam mulai berbagi ruang.

Pemeriksaan kehamilan (ANC) minimal enam kali adalah standar yang harus dipenuhi. Melalui ANC, ibu bisa mendapatkan skrining penyakit menular seperti Hepatitis B, Sifilis, dan HIV secara gratis untuk mencegah penularan kepada sang buah hati.

Dokter Sandi juga mengingatkan pentingnya deteksi dini kehamilan di luar rahim. Tanpa USG di awal kehamilan, kondisi ini sering terlambat diketahui dan berisiko menyebabkan pendarahan hebat atau infeksi yang mengancam nyawa ibu.

Bagi para ibu yang masih mengandalkan pengobatan alternatif atau urut perut, dr. Sandi menyarankan untuk tetap berkonsultasi ke medis. Tindakan urut pada perut ibu hamil yang posisinya tidak tepat dapat berakibat fatal bagi keselamatan janin.

Pemerintah telah memfasilitasi kebutuhan ibu hamil melalui Puskesmas dengan menyediakan Buku KIA gratis. Buku ini merupakan panduan lengkap mulai dari kesehatan fisik hingga masalah psikologis seperti baby blues.

Kesehatan kehamilan bukan hanya tanggung jawab ibu, tapi juga dukungan dari pihak ayah. Dr. Sandi menekankan bahwa jika terjadi kendala kesuburan, pemeriksaan harus dilakukan kepada kedua belah pihak, bukan hanya menyalahkan perempuan.

"Tips sehat bagi ibu hamil adalah menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mindset yang positif. Rutin melakukan skrining ke tenaga medis profesional adalah langkah terbaik untuk memastikan persalinan yang lancar dan bayi yang sehat." Ungkap dr. Sandi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....