Ibu Sebagai Tembok Terakhir Penyelamat dari Keterpurukan Narkoba
- 31 Mar 2026 17:40 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN – Dalam perjalanan pemulihan seorang penyalahguna narkoba, peran keluarga, terutama sosok ibu, sering kali menjadi titik balik yang paling menentukan. Hal ini dirasakan langsung oleh Ilham mantan pecandu narkoba, yang mengaku bahwa motivasi terbesarnya untuk berhenti total dari narkoba adalah karena nasihat dan kesabaran sang ibu. Di saat lingkungan sosial dan keluarga inti lainnya mulai menjauh, ibu tetap berdiri memberikan dukungan tanpa penghakiman.
Ilham menceritakan bahwa sosok ibu adalah satu-satunya orang yang tidak menyerah pada kondisinya meskipun ia sudah dalam keadaan hancur secara fisik dan mental. Nasihat-nasihat lembut dari sang ibu perlahan menembus dinding pertahanan egonya yang sempat tertutup oleh pengaruh zat dan depresi. Kehadiran ibu memberikan rasa aman yang sangat dibutuhkan oleh seorang pecandu untuk mulai berani menghadapi dunia luar.
"Yang saya pesan saya kepada teman-teman... motivasi saya yang terbesar itu ya ibu. Kalau enggak ada ibu, tuh enggak tahu saya kayak apa," ujar Ilham dengan penuh emosional.
Dukungan emosional ini sangat krusial karena proses berhenti dari narkoba melibatkan rasa sakit fisik dan gejolak mental yang luar biasa. Tanpa adanya sosok yang dipercayai, seorang pengguna akan sangat mudah kembali ke pelarian lamanya. Peran ibu bukan sekadar mengawasi, melainkan memberikan pengampunan dan harapan bahwa masa depan yang lebih baik masih mungkin untuk diraih kembali.
"Ibu menasihati saya: 'Nak sudahlah, memang kalau memangnya sudah takdir dari Allah ya sudah memang sudah ditentukannya'. Di situ saya menyaring nasihat ibu dengan pemikiran pribadi," kenang Ilham saat mengenang momen kesadarannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....