Kisah Pilu Mantan Pekerja Tambang: Mata Rusak Permanen akibat Sabu

  • 31 Mar 2026 20:58 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN – Seorang mantan pekerja tambang bernama Abang Ilham membagikan pengalaman pahitnya kehilangan fungsi penglihatan normal akibat ketergantungan narkoba. Masalah ini bermula pada tahun 2012 ketika ia mulai mencoba menggunakan sabu sebagai "doping" untuk menjaga stamina saat bekerja lembur di sektor pertambangan batu bara. Alih-alih mendapatkan performa kerja yang baik, ia justru terjerumus dalam lingkaran setan ketagihan yang menghancurkan hidupnya.

Efek samping dari penggunaan zat stimulan tersebut mulai dirasakan secara fisik pada tahun 2017. Ilham menceritakan bahwa matanya tiba-tiba mulai kabur secara mendadak, yang awalnya ia kira hanya iritasi debu biasa. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi penglihatannya terus memburuk hingga ia kehilangan pekerjaan dan mengalami depresi berat karena tidak lagi mampu beraktivitas secara normal.

"Awalnya memakai narkoba itu coba-coba sebagai doping untuk menunjang aktivitas pekerjaan," kenang Abang Ilham mengenai awal mula terjerumus.

Kini, Ilham harus menerima kenyataan pahit bahwa jarak pandangnya hanya terbatas antara 10 hingga 15 meter saja. Kerusakan saraf mata tersebut dinyatakan permanen dan menjadi pengingat harian akan kesalahan masa lalunya. Kisah ini menjadi peringatan keras bagi para pekerja fisik yang sering kali tergoda menggunakan narkoba dengan alasan penambah tenaga atau stamina kerja tanpa memikirkan risiko kesehatan jangka panjang.

"Penglihatan saya itu antara 10 sampai 15 meter, ternyata itu adalah efek samping dari penggunaan itu," ungkap Ilham mengenai kondisi fisiknya saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....