Vasektomi dan Pengaruhnya dalam Menekan Angka Kehamilan
- 29 Nov 2025 17:19 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan : Pembaca, dalam upaya menekan angka kehamilan yang tidak direncanakan, vasektomi atau prosedur kontrasepsi permanen untuk pria ini dinilai efektif, aman, dan menjadi salah satu strategi keluarga berencana yang terus didorong oleh tenaga kesehatan.
Vasektomi dilakukan dengan memotong atau menutup saluran sperma, sehingga sperma tidak lagi keluar bersama air mani saat ejakulasi. Meski begitu, prosedur ini tidak memengaruhi gairah seksual, kemampuan ereksi, maupun proses ejakulasi itu sendiri. Para ahli menegaskan vasektomi memiliki tingkat keberhasilan hingga lebih dari 99 persen, menjadikannya salah satu metode kontrasepsi paling efektif dibandingkan metode lainnya.
Dalam konteks kesehatan masyarakat, penerapan vasektomi dinilai mampu berkontribusi signifikan dalam menekan angka kehamilan, terutama pada pasangan yang sudah tidak berencana memiliki anak. Di beberapa daerah, peningkatan edukasi tentang vasektomi bahkan terbukti menurunkan angka kehamilan tidak terencana, sekaligus mengurangi beban ekonomi keluarga.
Meski begitu, stigma masih menjadi tantangan besar. Banyak pria yang enggan menjalani vasektomi karena kekhawatiran akan penurunan kejantanan, padahal secara medis tidak ada dampak pada hormon testosteron maupun fungsi seksual. Petugas kesehatan berharap semakin banyak edukasi publik dapat menghapus mitos-mitos tersebut dan mendorong lebih banyak pasangan mempertimbangkan opsi ini dengan penuh informasi.
Dengan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat, vasektomi diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam pengendalian populasi, sekaligus mendukung rencana keluarga yang sehat dan berkelanjutan. RV
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....