Kesadaran Akan Penyakit Jantung

  • 03 Okt 2025 19:42 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Penyakit jantung sebagai penyebab kematian tertinggi, secara global penyakit jantung, khususnya stroke adalah penyebab kematian tertinggi (sekitar 12,4%), hal ini di sampaikan oleh Mauli Hamidah, S.Kep sebagai Pengelola penyakit tidak menular Dinkes Tarakan. Angka kasus di Tarakan, berdasarkan data surveilans puskesmas pengidap penyakit jantung koroner ada sekitar 260 orang dan gagal jantung sekitar 141 orang. Mauli juga mengatakan penyakit tidak menular, termasuk jantung, di Kota Tarakan cenderung meningkat seiring transisi epidemiologi dari penyakit menular ke penyakit tidak menular.

Mauli juga menjelaskan bahwa terdapat gejala dan bagaimana cara mendeteksi dini serangan jantung diantaranya :

  • Gejala Khas: Nyeri dada yang dirasakan seperti tertekan benda berat atau diremas.
  • Penjalaran Nyeri: Rasa nyeri menjalar ke lengan, leher, sampai ke rahang.
  • Nyeri Ulu Hati/Angin Duduk: Nyeri dada ini sering disalahartikan sebagai sakit maag atau angin duduk, sehingga masyarakat sering abai.
  • Waktu Kritis: Jika nyeri dada berlangsung sekitar 20 menit atau lebih, bahkan setelah istirahat, harus segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan.
  • Mengukur Jantung Sehat di Rumah: Hitung denyut nadi di pergelangan tangan selama 15 detik, lalu kalikan 4. Nilai normal adalah di bawah 80 ketukan per menit.

Ia juga menjelaskan tentang faktor risiko utama penyakit jantung yaitu :

  • Penyakit Penyerta, Hipertensi (tekanan darah tinggi) dan Diabetes Melitus (kencing manis) adalah risiko utama.
  • Mageran (Malas Gerak): Menyebabkan penumpukan lemak dalam darah.
  • Pola Makan Buruk, makanan tinggi garam (natrium) seperti camilan instan dan makanan tinggi kolesterol seperti seafood (cumi, udang).
  • Merokok dan Vaping, merokok (termasuk vape) merusak aliran pembuluh darah karena nikotin. Nikotin yang terlalu tinggi dapat memicu takikardia (jantung berdebar kencang).
  • Obesitas, Memberikan beban kerja berlebihan pada jantung.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....