Penyebab dan Mengatasi Masalah Mukus atau Lendir di Mata
- 20 Des 2024 21:35 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan : Pernahkah anda mengalami sensasi mengganjal pada mata berupa lendir yang jika ditarik menyerupai benang?
Dilansir dari laman Klinik Mata KMU, kondisi mata berlendir atau belek mata dan dalam istilah medis disebut juga dengan eye rheum merupakan suatu kondisi mata mengeluarkan lendir tipis yang secara alami dari mata. Lendir seperti benang dan terasa gatal sehingga sangat mengganggu aktivitas serta penampilan seseorang.
Kondisi mata yang mengeluarkan lendir seperti benang menandakan adanya infeksi Konjungtivitis viral, biasanya ditandai dengan mata yang menghasilkan lendir lebih banyak dari biasanya, baik dalam bentuk kering, bentuk benang atau gumpalan halus di mata.
Beberapa gejalanya antara lain :
Pandangan kabur karena banyak terdapat lendir yang menumpuk di mata.
Terdapat sensasi benda asing yang menempel di mata.
Terjadinya iritasi dan rasa perih pada mata.
Mata merah akibat peradangan yang terjadi karena lendir yang berlebihan.
Jika anda merasakan satu atau beberapa dari gejala di atas, maka segera lakukan konsultasi ke dokter mata dengan tujuan penanganan yang lebih cepat sehingga kondisi penyakit tidak bekembang menuju kondisi yang lebih serius.
Adanya lendir pada mata ini tentu memilki penyebab. Adapun beberapa kondisi yang menjadi penyebab terjadinya mata berlendir adalah sebagai berikut :
Blepharitis : merupakan kondisi peradangan pada tepi kelopak mata yang dapat mengganggu produksi air mata normal dan menyebabkan pengeluaran lendir yang berlebih.
Sindrom mata kering : ketika produksi air mata yang tidak mencukupi atau kualitas air mata yang buruk dapat menyebabkan mata menjadi kering dan membuat kelenjar untuk menghasilkan lendir berlebihan.
Alergi : terjadinya reaksi alergi terhadap serbuk sari atau debu dapat merangsang produksi lendir yang lebih banyak.
Konjungtivitis : infeksi atau peradangan pada membran konjungtiva di mata dapat menghasilkan lendir berlebihan yang mengering dan membentuk benang.
Saluran air mata tersumbat : terdapat penyumbatan pada saluran air mata dapat menyebabkan lendir menumpuk dan membentuk benang.
Lalu bagaimana prosedur pengobatan yang biasanya dilakukan? Biasanya pengobatan akan merujuk pada faktor penyebab sehingga obat atau perawatan yang dilakukan tidak salah sasaran. Tahapan pengobatannya adalah :
Pembersihan kelopak mata secara rutin : jika mengalami kondisi terkait dengan Blepharitis, perawatan dengan membersihkan kelopak mata secara teratur dapat membantu mengatasi lendir yang berlebih pada mata.
Tetes mata : jika penyebab yang terjadi adalah sindrom mata kering, maka penggunaan tetes mata buatan akan membantu menjaga kelembaban mata dan meredakan gejala mata kering, termasuk lendir yang berlebih pada mata.
Obat anti inflamasi : jika terjadi peradangan pada mata, obat antiinflamasi dapat digunakan untuk meredakannya, namun tentu saja ini harus sesuai dengan resep dokter mata.
Obat alergi : jika yang menjadi penyebab mata berlendir adalah alergi, obat antihistamin oral atau tetes mata antihistamin dapat mengatasi gejala dan mengurangi produksi lendir.
Pengobatan khusus : Pada beberapa kasus, terjadi juga kondisi yang mendasari mata berlendir seperti infeksi atau gangguan autoimun dan perlu diagnosa dan pengobatan khusus yang ditentukan oleh dokter mata. RV
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....