Manfaat Kandungan Zat Air Liur Lintah, Untuk Kesehatan
- 31 Okt 2024 07:59 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan : Kebanyakan orang mungkin jijik dengan hewan melata penghisap darah ini yaitu Lintah. Namun, Lintah yang digunakan untuk pengobatan pun bukan sembarang lintah.
Hanya lintah jenis hirudo saja yang dikembangkan dalam lingkungan khusus saja, yang bisa digunakan untuk terapi pengobatan, yaitu hirudo medicinalis, hirudo orientalis, hirudo troctina dan hirudo verbana.
Praktik pengobatan tradisional ini sudah lama digunakan di beberapa negara, karena Kandungan zat dalam air liur lintah inilah yang dipercaya dapat mengobati berbagai keluhan penyakit tubuh khususnya pada peredaran darah.
Zat-zat yang terkandung dalam Air liur lintah tersebut antara lain:
1. Hirudin yaitu Zat yang mengandung 65 asam amino ini biasa digunakan pada operasi saraf-saraf kecil. Fungsinya adalah untuk menghambat pembekuan darah dan mengurangi tersumbatnya aliran darah.
2. Histamine atau juga dikenal dengan sebutan bioamina ini pertama kali ditemukan oleh Dale dan Laidlaw pada 1910. Fungsi zat histamine dalam air liur lintah ini adalah untuk memperlebar pembuluh darah untuk menyalurkan zat hirudin, serta meningkatkan volume darah yang dihisap di area tersebut.
3. Enzim Calin yaitu Enzim ini berfungsi untuk mencegah infeksi dan menyembuhkan luka. Dalam tubuh, enzim ini banyak terdapat pada darah, yang berfungsi sebagai penghambat pembekuan darah.
4. Carboxypeptidase A Inhibitor yaitu zat ini berfungsi untuk melancarkan aliran darah pada area gigitan. Ketika lintah mengisap darah, zat ini akan membantu menghambat pengentalan darah di sekitar bagian tubuh yang digigit ketika melakukan terapi lintah.
5. Kolagen yaitu zat yang biasa dijumpai pada produk-produk kecantikan wajah ini juga terdapat pada air liur lintah. Fungsinya adalah untuk mengendalikan dan merawat trombosit. Jika diaplikasikan pada wajah, zat ini mampu menghambat penuaan dini dan mencegah kerutan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air liur lintah dapat menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu, seperti kanker paru-paru dan kanker payudara. Hal ini diduga karena sifat antikanker dan antikoagulan, serta kandungan hirustasin di dalam liur lintah yang baik untuk mencegah perkembangan sel kanker. Kandungan pada air liur lintah tersebut juga diketahui bermanfaat dalam mencegah sel kanker agar tidak menyebar, atau mengalami metastasis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....