Turunnya Hujan dapat Ditandai dengan Aroma Udara

  • 29 Sep 2026 15:26 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Kadang, sebelum hujan benar-benar turun, kita seperti bisa mencium aroma khas dari udara. Bahkan ketika langit belum terlalu gelap, sebagian orang sudah merasa, “Sepertinya sebentar lagi hujan.” Ternyata, kemampuan tersebut memang berkaitan dengan perubahan kimia dan kondisi udara sebelum hujan.

Salah satu aroma yang muncul berasal dari senyawa bernama geosmin yang dihasilkan oleh mikroorganisme di dalam tanah. Ketika kelembapan meningkat dan hujan mulai turun, senyawa tersebut dapat lebih mudah terlepas ke udara. Hidung manusia ternyata sangat sensitif terhadap geosmin, bahkan dalam konsentrasi yang sangat kecil.

Selain itu, menjelang hujan, udara juga dapat membawa senyawa tertentu dari tumbuhan dan tanah. Ketika tetesan hujan pertama menyentuh permukaan yang kering, senyawa-senyawa tersebut dapat terbawa ke udara dalam bentuk partikel yang sangat kecil.

Itulah sebabnya aroma menjelang dan setelah hujan terasa begitu khas. Ketika kita merasa seperti bisa “mencium hujan”, sebenarnya hidung sedang menangkap perubahan nyata yang terjadi di lingkungan sekitar.RV

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....