Mengapa Lebih Sering Mengingat Kritik Dibanding Pujian?

  • 30 Jul 2026 18:21 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Pernahkah Anda menerima banyak pujian dalam satu hari, tetapi justru satu komentar negatif yang terus teringat hingga berhari-hari? Fenomena ini ternyata memiliki penjelasan dalam dunia psikologi yang dikenal sebagai negativity bias, yaitu kecenderungan otak untuk memberi perhatian lebih besar terhadap pengalaman atau informasi yang bersifat negatif.

Menurut para psikolog, sejak zaman dahulu manusia harus lebih peka terhadap ancaman demi bertahan hidup. Akibatnya, otak berkembang dengan kemampuan untuk lebih cepat mengenali dan mengingat hal-hal yang dianggap berpotensi membahayakan, termasuk kritik atau penilaian negatif dari orang lain.

Di kehidupan modern, mekanisme tersebut masih bekerja. Satu kritik kecil sering kali mampu menutupi puluhan pujian yang diterima. Tidak sedikit orang yang terus memikirkan komentar negatif meskipun orang lain sebenarnya lebih banyak memberikan apresiasi atas usaha yang telah dilakukan.

Para ahli menyarankan agar masyarakat belajar memberi ruang yang sama bagi pengalaman positif. Mencatat pencapaian, menerima pujian dengan rasa syukur, dan tidak langsung menganggap kritik sebagai ukuran nilai diri dapat membantu menjaga kesehatan mental dan membangun rasa percaya diri. RV

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....