PNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Pelajar SMK
- 21 Mei 2026 17:21 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN - Permodalan Nasional Madani (PNM) siapkan mental wirausaha 2.700 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Termasuk menyentuh ratusan pelajar di Kota Tarakan.
Pelajar SMK memiliki posisi yang unik dalam dunia pendidikan. Dipersiapkan untuk lebih cepat mengenal dunia kerja, beradaptasi dengan industri, hingga memiliki keterampilan yang aplikatif. Namun di lapangan, tantangan yang hadapi juga tidak sedikit.
Banyak siswa SMK harus berhadapan dengan cepatnya perubahan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, hingga tuntutan untuk memiliki kemampuan di luar keterampilan teknis. Dunia kerja hari ini tidak hanya mencari lulusan yang bisa bekerja, tetapi juga yang mampu berkomunikasi, beradaptasi, berpikir kreatif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Kepala SMK Negeri 1 Tarakan, Novita Carolina, S.ST., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas komitmen PT. PNM dalam mendukung pengembangan wawasan dan masa depan para siswa melalui kegiatan Pekan Nasional Mengajar.
Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian PNM terhadap generasi muda, khususnya dalam memberikan edukasi yang bermanfaat mengenai peran, program, serta peluang pemberdayaan yang dapat diakses oleh para siswa maupun alumni.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Permodalan Nasional Madani atas terselenggaranya Pekan Nasional Mengajar di SMK Negeri 1 Tarakan. Kegiatan ini memberikan edukasi yang bermakna terkait peran dan program PNM kepada para alumni serta siswa-siswi kami," ujar Novita.
Pada akhirnya, tantangan siswa SMK hari ini bukan hanya soal mencari pekerjaan, tetapi bagaimana mempersiapkan diri untuk terus berkembang di tengah perubahan zaman. Di situlah kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha memiliki peran yang semakin strategis.
Di sisi lain, tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk mengenal dunia profesional secara langsung. Bagi sebagian siswa, terutama di daerah, akses terhadap wawasan industri, motivasi karier, maupun pengalaman praktis masih cukup terbatas. Akibatnya, ada jarak antara apa yang dipelajari di sekolah dengan gambaran nyata dunia kerja.
Ia menjelaskan kehadiran program PNM Mengajar menjadi salah satu bentuk intervensi yang relevan untuk membantu menjembatani kebutuhan tersebut.
Melalui Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana : Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan”, PNM menghadirkan perwakilan terbaiknya untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan perspektif kepada para siswa. Sekaligus menjadi rangkaian kegiatan HUT PNM ke-27.
Sebanyak 2.700 pelajar SMK di seluruh Indonesia telah mendapatkan pencerahan dan pemahaman yang lebih dekat tentang bagaimana dunia entrepreneurship berkembang saat ini. Mulai dari pentingnya pola pikir kewirausahaan di era digital, literasi kesehatan mental, hingga kesadaran terhadap isu keberlanjutan. (CRZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....