Tingkatkan Mutu Pengajar, 40 Guru Al-Qur’an di Bulungan Ikuti Diklat Metode Tilawati

  • 25 Apr 2026 21:58 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TANJUNG SELOR – Upaya mencetak generasi Qur’ani yang berkualitas di Kabupaten Bulungan terus diperkuat melalui standarisasi tenaga pengajar. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulungan, H. Muhammad Ramli, secara resmi membuka Diklat Standarisasi Guru Al-Qur’an Metode Tilawati Level 1 di Aula Masjid Ar Ridho, Jelarai Selor, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Tilawati Learning Center Kabupaten Bulungan ini diikuti oleh 40 peserta yang merepresentasikan enam kecamatan di wilayah Bulungan. Hadir dalam pembukaan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua Baznas Bulungan, Ketua BKPRMI Bulungan, serta jajaran pengurus Masjid Ar Ridho.

Dalam sambutannya, H. Muhammad Ramli menekankan bahwa metode Tilawati merupakan salah satu pendekatan yang sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an bagi santri dan generasi muda. Standarisasi ini menjadi krusial agar pola pengajaran di lapangan memiliki kualitas yang seragam dan profesional.

“Kegiatan ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan mutu guru Al-Qur’an. Kita ingin pembelajaran yang diberikan kepada anak-anak lebih terarah, sistematis, dan memenuhi standar yang telah ditetapkan,” tegas Ramli.

Para peserta diklat diharapkan tidak hanya menguasai teknik membaca Al-Qur’an dengan benar secara pribadi, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu pedagogi (cara mengajar) yang efektif saat kembali ke wilayah masing-masing.

Beberapa poin utama sasaran diklat ini antara lain:

  • Peningkatan Kompetensi: Mempertajam kemampuan tahsin dan teknik pengajaran.

  • Implementasi Lokal: Guru diharapkan menjadi agen perubahan dalam pengembangan pendidikan Al-Qur'an di tingkat kecamatan.

  • Pembentukan Karakter: Guru yang profesional dipandang sebagai kunci utama dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul.

Dengan adanya diklat ini, Tilawati Learning Center bersama Kemenag Bulungan berharap dapat melahirkan pengajar-pengajar Al-Qur'an yang kompeten dan terstandarisasi demi melahirkan generasi masa depan yang religius dan berkualitas di Bumi Tenguyun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....