Pengabdian Kepada Masyarakat ke Petani Hidroponik di Tarakan
- 13 Nov 2025 09:52 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan : Hidroponik berbasis tenaga surya adalah sistem budidaya tanaman tanpa tanah yang menggunakan energi matahari sebagai sumber daya utamanya. Sistem ini menggunakan panel surya untuk menangkap energi matahari, yang kemudian digunakan untuk menjalankan komponen listrik seperti pompa air untuk sirkulasi nutrisi, dan energi yang tersimpan di baterai untuk penggunaan saat malam atau saat cuaca mendung.
Dosen Fakultas Teknik Elektro UBT bersama Dosen Pertanian Unikal melakukan kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat ke Petani Hidroponik di Kota Tarakan berupa penerapan PLTS sebagai sumber listrik & sharing pengetahuan budidaya pertanian. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mendukung kemandirian energi & pangan di Kota Tarakan.
Menurut Fathur Arifin petani Azzahra Hidroponik, mereka mengirim selada untuk program MBG, Penjual Burger & Kebab di Kota Tarakan bahkan ke KTT.
Untuk memenuhi permintaan konsumen, budidaya Hidroponik dilakukan dengan metode NFT (Nutrient Film Technique) yang memiliki masa panen lebih cepat daripada metode DFT (Deep Flow Technique) dan metode terapung tetapi begitu listrik padam pada siang hari, maka tanaman selada akan layu/mati karena suhu yang panas. Hal ini dapat menyebabkan petani hidroponik gagal panen.
Oleh karena itu tim dari Teknik elektro UBT menerapkan PLTS untuk menjaga keberlangsungan budidaya apabila listrik padam. PLTS juga menghemat pembayaran listrik. Yang mana pengabdian kepada masyarakat ini dibiayai oleh FORTEI (Forum Teknik Elektro Indonesia).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....