Kelurahan Gunung Lingkas Ciptakan TTG Pipa Berisi Pengganti Safety Tank

  • 30 Apr 2025 19:52 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan: Kelurahan Gunung Lingkas sukses berinovasi dengan mengembangkan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat sanitasi pengganti safety tank bernama Pipa Bersih Sanitasi (Pipa Berisi).

Ide pembuatan teknologi ini berawal dari keprihatinan akan tingginya angka stunting di Kelurahan Gunung Lingkas. Di antaranya disebabkan buruknya sanitasi terutama di perumahan warga daerah pesisir.

“Kebetulan kasus stunting di Kelurahan Gunung LIngkas ini lagi tinggi dan kebetulan juga di daerah pesisirnya. Makanya kami mencoba mencari solusi di daerah pesisir. Karena salah satu indikatornya (stunting), sanitasi. Makanya untuk bisa mengintervensi kasus stunting khususnya di daerah pesisir itu, kami buat inovasi,” ujar Lurah Gunung Lingkas, Danny HS, Rabu (30/4/2025).

Pembuatan alat sanitasi ini sendiri sudah dilakukan tahun lalu. Bahkan diikutkan dalam TTG tingkat Kota Tarakan yang berhasil meraih juara pertama.

Dari hasil itu, Kelurahan Gunung Lingkas berhak mewakili Tarakan mengikuti lomba serupa tingkat Provinsi Kaltara dan mampu menyabet juara tiga.

Dijelaskan bahwa TTG Pipa Berisi ini cocok digunakan di pemukiman warga daerah pesisir. Karena alat tersebut memang dirancang menggantikan safety tank yang sulit dibuat di daerah pesisir.

Dengan menggunakan bahan sederhana berupa pipa 8 inci dan 4 inci, Pipa Berisi ini lebih mengedepankan teknologi karena menyesuaikan daerah pesisir. Namun sistem kerjanya sama dengan safety tank.

Dari closed, tinja turun ke penampungan yang ada di dalam alat Pipa Berisi. Kemudian akan disaring dengan dua model penyaringan. Alat ini juga dilengkapi dengan sistem anaerob untuk mempercepat terurainya tinja.

“Biasanya orang beranggapan, kotorannya kalau banyak bagaimana mengurainya? Makanya ada sistem unaerob di dalamnya,” beber Danny.

Hasil pengolahan tinja melalui alat tersebut akan keluar berupa cairan yang sudah bersih dari bakteri. Karena sebelum dibuang ke luar, tinja yang sudah terurai akan dibersihkan lagi dengan kaporit yang ditaburkan juga di dalam alat Pipa Berisi.

Dalam pembuatannya, pihaknya juga dibantu CSR dari Pertamina Fuel Terminal Tarakan untuk membiayai bahan yang dibutuhkan.

Saat ini, sudah 13 unit alat Pipa Berisi yang dipasang di rumah warga di RT 14 dan RT 15. Pihaknya masih akan memasang 12 unit di rumah-rumah yang membutuhkan alat tersebut.

Dengan penggunaan alat Pipa Berisi ini diharapkan dapat menekan angka stunting di Kelurahan Gunung Lingkas. Karena salah satu indikator percepatan penurunan stunting adalah intervensi sensitif, di mana sanitasi termasuk dalam salah satu indikatornya. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....