Hari Buku Sedunia: Pentingnya Buku di Era Digital

  • 24 Apr 2025 09:50 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Dalam Program Mozaik Indonesia di Pro 1 RRI Tarakan, Hari Buku Sedunia menjadi topik utama perbincangan. Dua narasumber dihadirkan, yakni Siti Fatonah dan Rita Kumalasari, yang merupakan penulis dan dosen di Universitas Borneo Tarakan, hadir untuk membahas berbagai aspek terkait buku dan literasi. Acara ini dipandu oleh Regita Bayu.

Siti Fatonah dan Rita Kumalasari menekankan bahwa Hari Buku Sedunia adalah momen penting untuk mengapresiasi karya para penulis. Buku dipandang sebagai jendela dunia, cermin budaya, dan warisan pengetahuan. Selain itu, Hari Buku Sedunia juga merupakan bentuk penghargaan terhadap hak cipta.

Diskusi juga menyoroti perkembangan buku di era digital, termasuk munculnya e-book. Meskipun buku digital menawarkan kemudahan, buku cetak tetap memiliki tempat tersendiri, terutama bagi pembaca muda. Buku memiliki kekuatan sebagai media pendidikan dan hiburan. Buku referensi membutuhkan riset dan sumber yang kredibel, sementara fiksi memberikan ruang bagi imajinasi dan pengalaman pribadi.

Riset memegang peranan penting, terutama dalam penulisan buku akademis. Sebagai dosen, narasumber melakukan riset setiap semester, yang seringkali menjadi dasar penulisan buku mereka. Buku memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan memperluas wawasan. Buku menawarkan wawasan tentang berbagai subjek, mulai dari keterampilan hidup praktis hingga pemahaman budaya.

Meskipun media digital semakin berkembang, narasumber tetap optimis tentang masa depan buku. Mereka percaya bahwa buku akan terus dihargai karena kedalaman dan keakuratannya. Narasumber memberikan semangat kepada calon penulis untuk menulis tanpa rasa takut, banyak membaca, dan terbuka terhadap kritikan. /ADR

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....